Minggu, 7 Desember 2014: Hari Minggu Adven II

bunda maria mengunjungi elisabethYes 40:1-5.9-11; Mzm 85:9a.11-14; 2Ptr 3:8-14; Mark 1:1-8. ….Lihatlah Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Siapkanlah jalan bagi Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya… PADA Hari Minggu Adven yang kedua ini, kita berjumpa dengan St. Yohanes Pembaptis. Siapakah St. Yohanes Pembaptis dan apakah relevansinya bagi […]

bunda maria mengunjungi elisabeth

Yes 40:1-5.9-11; Mzm 85:9a.11-14; 2Ptr 3:8-14; Mark 1:1-8.

….Lihatlah Aku menyuruh utusan-Ku mendahului Engkau, ia akan mempersiapkan jalan bagi-Mu; ada suara orang yang berseru-seru di padang gurun: Siapkanlah jalan bagi Tuhan, luruskanlah jalan bagi-Nya…

PADA Hari Minggu Adven yang kedua ini, kita berjumpa dengan St. Yohanes Pembaptis. Siapakah St. Yohanes Pembaptis dan apakah relevansinya bagi kita sekarang ini? Apa makna pesannya bagi kita?

St. Yohanes Pembaptis adalah seorang nabi yang mempersipakan jalan bagi kedatangan Yesus Kristus yang akan segera terjadi. Hidupnya dibakar oleh semangat untuk membawa kita kepada Yesus Kristus dan kedatangan Kerajaan-Nya.

Dalam Kitab Suci dilukiskan bahwa ia dipenuhi oleh Roh Kudus bahkan sejak masih berada dalam kandungan ibunya. Dan itu terjadi oleh Yesus Kristus sendiri melalui St. Maria yang mengandung Yesus Kristus juga oleh karena daya Roh Kudus (Luk 1:15, 41).

Ketika Maria yang sedang mengandung Yesus Kristus mengunjungi Elisabeth yang sedang mengandung Yohanes Pembaptis, Yohanes Pembaptis melonjak kegirangan saat Elisabeth menerima kunjungan Maria dan mendengar sapaan salamnya.

Api Roh Kudus telah membakar Yohanes Pembaptis dan membuatnya dengan penuh semangat mempersiapkan kedatangan Sang Mesias, Yesus Kristus. Yohanes Pembaptis juga dibimbing Roh Kudus ke padang gurung sebelum pelayanannya untuk mewartakan Kerajaan Allah dan kedatangan Yesus Kristus.

Yohanes Pembaptis memecah kebekuan profetik yang selama berabad-abad terjadi saat ia mulai berbicara atas nama Allah kepada umat Israel agar mempersiapkan diri menyambut kedatangan Yesus Kristus. Yesus sendiri berbicara tentang Yohanes Pembaptis dan mengatakan bahwa ia lebih dari sekadar seorang nabi (Luk 7:26). Ia adalah suara Sang Penghibur yang akan datang (Yoh 1:23) sebagaimana dinubuatkan oleh Nabi Yesaya (Yes 40:1-3).

Yohanes Pembaptis mewartakan bahwa Yesus Kristus akan membaptis dengan Roh Kudus. Baptisan kita dalam Yesus Kristus dengan air dan Roh Kudus membuat kita lahir baru dan masuk dalam Kerajaan Allah sebagai putri-putra terkasih-Nya.

Hari ini, sementara kita menantikan kedatangan Yesus Kristus, kita bersyukur sebab kita sudah dianugerahi Roh Kudus melalui Sakramen Baptis yang kita terima. Maka, kita pun boleh mewartakan sukacita dan kebenaran Injil kepada dunia ini yang merindukan cahaya dan kebenaran Allah.

Kita juga siap untuk diubah oleh kehadiran-Nya yang memungkinkan kita menjadi cahaya untuk membawa sesama kepada Kristus. Seperti Yohanes Pembaptis, kita juga dipanggil untuk memberikan kesaksian tentang cahaya dan kebenaran Yesus Kristus. Mari kita membawa sesama kita kepada Dia melalui cara kita berdoa, hidup, berkarya dan berbicara dalam hidup kita sehari-hari. Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita siap menyembah Yesus Kristus yang diwartakan oleh Yohanes Pembaptis.

Tuhan Yesus Kristus, biarlah Roh Kudus yang telah membimbing Yohanes Pembaptis juga membakar hati kami hingga kami mengenal sukacita dan kebebasan Kerajaan-Mu. Penuhilah kami dengan Roh Kudus dan kuasailah kami untuk bersaksi tentang kebenaran Injil-Mu dan membawa sesama kepada-Mu, kini dan selamanya. Amin.

Girli Kebon Dalem
»̶•̵̭̌•̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊•̵̭̌•̵̭̌«̶
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply