Mil Kedua

Ayat bacaan: Matius 5:41
========================
” Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.”

Pada suatu hari ada seorang anak yang kebingungan mencari alamat yang dituju. Si anak berasal dari kota kecil, bingung melihat sebuah kompleks perumahan yang begitu besar, dengan banyak gang disana sini. Dia bertanya pada seseorang tentang alamat yang ia tuju. Orang tersebut pun menunjukkan arah yang harus dituju oleh si anak.. bahkan lebih dari itu. Dia dengan senang hati mengantarkan anak tersebut hingga sampai ke tempat tujuan.

Contoh di atas relevan dengan ayat renungan hari ini yang diambil dari injil Matius. Si anak bertanya bagaimana mencapai lokasi yg ia cari, dan seharusnya sudah cukup jika ia mendapat pengarahan untuk menuju kesana. Tapi si orang tadi mengantarkannya langsung hingga sampai ke tujuan. Ini artinya memberi sesuatu yang lebih dari yang diharapkan. Inilah yang digambarkan dengan perumpamaan satu mil dan dua mil.

Begitulah Tuhan Yesus mengajarkan kita. Dia ingin kita melakukan lebih dari yang sudah merupakan kewajiban kita. Satu mil, itu kewajiban kita, tapi mil kedua kita lakukan untuk Tuhan, karena kita mengasihi Dia, bukan karena kita sekedar melakukan apa yang menjadi kewajiban. Dan lakukanlah hal tersebut dengan sukacita. Bagi teman2 yang masih sekolah atau kuliah, kewajiban anda adalah belajar dengan rajin dan tekun. Itu mil pertama. Mil kedua? anda bisa membantu mengajari teman, membagikan apa yang anda ketahui kepada teman2 yang masih kurang mengerti. Jika anda punya tugas mencuci piring di rumah, mil pertama anda adalah mencuci piring2 tersebut. Kenapa tidak plus nyapu atau ngerapihin rumah misalnya. Itulah mil kedua.

Hal seperti inilah yang diinginkan Tuhan Yesus untuk dilakukan anak2Nya. Kita selalu harus memberikan yang terbaik, dan lebih dari hal yang merupakan kewajiban kita dalam hidup ini. Tapi ingat, jangan lakukan hal ini hanya untuk menarik simpati atau supaya terlihat rajin dan hebat di mata orang, tapi lakukanlah ini untuk Tuhan.

Jangan puas dengan satu mil, tempuhlah mil kedua dengan sukacita sebagai tanda kasih kepada Tuhan.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Comment