IMG_1217 (FILEminimizer)


Suatu hari di Gereja Santo Athanasius Agung, Karangpanas, Semarang,  Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko melihat hoax lalu menghampirinya dan sejurus kemudian dengan gerakan jurus-jurus silat ia memukul dan menyobek-nyobek bidang tulisan hoax itu.


“Kalau ada hal-hal yang tidak baik, berita yang tidak baik, tinggalkan, tidak usah digubris. Yang baik disebarkan. Itulah cara pewartaan kita orang-orang Katolik. Siap? Sanggup? Sanggup menjadi pewarta kabar sukacita? Pewarta kebenaran? Menolak hal-hal yang tidak baik?” tanya Mgr Rubi menantang komitmen umat untuk melawan hoax.


Pemukulan dan penyobekan bidang tulisan hoax itu adalah tanda atau komitmen siap melawan hoax, tegas Mgr Rubi seraya mengajak orang-orang yang berkumpul di gereja itu untuk menjadi jurnalis-jurnalis, menjadi pewarta-pewarta, “menjadi saksi-saksi kebenaran Tuhan.”


Menurut Mgr Rubi, umat Katolik harus berusaha menjadi pewarta kebenaran seperti para rasul yang menjadi pewarta kebenaran yang memerdekakan. “Pewarta kebenaran yang menyelamatkan banyak orang,” kata uskup saat membuka Pekan Komsos 2018 Keuskupan Agung Semarang, 10-13 Mei 2018, di gereja itu dengan  menggunting pita film.


Mgr Rubi juga mengajak umat supaya peduli pada kerasulan komunikasi sosial (Komsos). “Komsos mau menyumbangkan karya pewartaan. Diharapkan kreativitasnya menjadi semakin bagus. Beberapa karyanya bisa diakses di web maupun youtube. Ada banyak kreativitas untuk bersama membangun kebersamaan kita,” katanya.


Ketua panitia Rosalia Rachma Rihadani mengatakan, Pekan Komsos 2018 mempunyai misi untuk mempertemukan semua anggota komsos se-Keuskupan Agung Semarang untuk belajar bersama dalam berbagai kegiatan di dalam workshop film, musik, dan menulis. Dia berharap dengan ketrampilan yang cukup, pelaku komsos bisa menjadi garda depan Gereja melawan hoax.


Sejumlah kegiatan digelar untuk memeriahkan acara tersebut seperti pameran karya, temu karya, workshop foto jurnalistik, workshop musik ilustrasi, film workshop penulisan naskah film, pagelaran seni dan perayaan ekaristi hari Komsos.(Lukas Awi Tristanto)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.