Menyambut Undangan Tuhan

undagan nikahMinggu, 12 Oktober 2014. Hari Minggu Biasa XXVIII Yes. 25:6-10a; Mzm. 23:1-3a,3b -4,5,6; Flp. 4:12-14,19-20; Mat. 22:1-14 “Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini.” INJIL  hari ini mewartakan gambaran yang terindah tetnang perayaan perjamuan nikah dan pestanya yang ditawarkan Sang Raja kepada anak-Nya […]

undagan nikah

Minggu, 12 Oktober 2014. Hari Minggu Biasa XXVIII
Yes. 25:6-10a; Mzm. 23:1-3a,3b -4,5,6; Flp. 4:12-14,19-20; Mat. 22:1-14

“Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini.”

INJIL  hari ini mewartakan gambaran yang terindah tetnang perayaan perjamuan nikah

dan pestanya yang ditawarkan Sang Raja kepada anak-Nya dan mempelai-Nya. Kita dapat membayangkan bahwa surga itu laksana pesta segala pesta yang di dalamnya Tuhan surga dan bumi mengundang kita untuk ambil bagian dalam meja perjamuan sebagai anggota-anggota tubuh Kristus, Gereja sebagai mempelai-Nya.

Yesus Kristus mengundang kita untuk bergabung dalam perjamuan nikah Sang Anak Domba yang di dalamnya ditawarkan hidup-Nya sendiri sebagai kurban yang kudus demi menebus dosa-dosa kita. Itulah undangan yang tidak bisa kita tolak dan harus kita indahkan. Dalam perjamuan itu Yesus Kristus menghendaki kita bersatu dengan diri-Nya dan dalam kerajaan damai dan kebahagiaan surgawi.

Sekarang ini kita menanggapi undangan penuh rahmat itu saat kita merayakan Ekaristi. Bahkan, kita melanjutkannya dalam Adorasi Ekaristi Abadi. Dalam Adorasi Abadi, kita menyembah Yesus Kristus dengan penuh cinta, Yesus Kristus yang mengundang kita menjadi sahabat-sahabat-Nya dalam perjauman surgawi yang kita rayakan bersama-Nya dan kita boleh ambil bagian dalam sukacita-Nya. Siapkah kita untuk merayakan perjamuan Tuhan dengan merayakan Ekaristi dan melanjutkannya dalam Adorasi Ekaristi Abadi?

Tuhan Yesus Kristus, semoga kami selalu mengenal sukacita kehidupan dalam kehadiran-Mu dan bertumbuh dalam pengharapan dengan memandang-Mu dari muka ke muka dalam kerajaan-Mu yang abadi dengan merayakan Ekaristi dan menyembah-Mu dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kini dan selamanya. Amin.

Girli Kebon Dalem
»̶•̵̭̌•̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊•̵̭̌•̵̭̌«̶
“abdi Dalem palawija”
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang

Kredit foto: Courtesy of Fr. Mark Collins’s Blog

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply