Meningkatkan Kapasitas

Ayat bacaan: Matius 25:15
=========================
“Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya, lalu ia berangkat.”

meningkatkan kapasitas, renungan harian

Perkenalan saya dengan komputer sudah terbilang cukup lama. Saya masih sempat menggunakan disket besar tipis berwarna hitam yang cuma bisa diisi sekitar 400 kb. Kemudian muncul disket kecil yang kapasitasnya 1.4 mb. Teknologi kemudian berkembang menjadi flash disk yang kapasitasnya terus semakin besar. Hard disk pun demikian, sekarang sudah mencapai ukuran terra bytes. Semakin besar kapasitasnya, semakin banyak pula yang bisa kita simpan disana. Jika kita membeli disk berkapasitas besar, rasanya sayang jika hanya diisi sedikit sekali. Semakin banyak yang kita simpan di dalamnya maka disk itu pun akan semakin tinggi nilai kegunaannya bagi kebutuhan kita. Teknologi mengembangkan ukuran kapasitas disk sehingga makin besar dan makin tinggi nilai gunanya.

Dalam perumpamaan tentang Talenta, kita melihat bahwa Tuhan mempercayakan kita tanggung jawab sesuai dengan kesanggupan kita masing-masing. “Yang seorang diberikannya lima talenta, yang seorang lagi dua dan yang seorang lain lagi satu, masing-masing menurut kesanggupannya..” (Matius 25:15). Tuhan bukan sedang pilih kasih, ada yang diberi sedikit, ada yang banyak, tapi perhatikan bagian kalimat “menurut kesanggupannya”, atau dengan kata lain sesuai kapasitas kita. Artinya, bagaimana mungkin Tuhan mempercayakan talenta besar pada kapasitas kecil. Jika diilustrasikan dengan disket atau disk diatas, bisakah kita mengisi disk tersebut melebihi batas kapasitasnya? Kalau begitu, kita harus memiliki kapasitas yang memadai agar mendapat kepercayaan untuk menerima sebuah tanggung jawab dari Tuhan. Bukan hanya kapasitas mengenai kemampuan saja, seperti keahlian, bakat-bakat tertentu, tapi juga kapasitas yang berhubungan dengan karakter seperti jujur, sabar, tidak sombong, mampu bekerja sama dan lain-lain. Ayat bacaan diatas berbicara mengenai panggilan untuk mengembangkan kapasitas kita lebih lagi, agar Tuhan dapat mempercayakan hal-hal yang lebih besar pula bagi kita.

Mari kita lihat Ezra. Ezra dikatakan sebagai seorang ahli kitab dan mahir dalam Taurat Musa (Ezra 7:6). Tapi meski demikian, dia tidak berhenti sampai disitu. Selanjutnya dikatakan bahwa “Ezra telah bertekad untuk meneliti Taurat Tuhan dan melakukannya serta mengajar ketetapan dan peraturan di antara orang Israel.” (ay 10). Fakta ini menunjukkan bahwa Ezra terus meningkatkan kapasitasnya, baik kemampuan (meneliti Taurat Tuhan) maupun karakter (melakukannya). Untuk memperoleh hal-hal yang lebih besar dari Tuhan, kita harus meningkatkan kapasitas kita terlebih dahulu. Jika kita tidak memperhitungkan hal ini, maka kitapun dapat kehilangan banyak kesempatan untuk memperoleh sesuatu yang besar dalam hidup kita. Oleh karena itu, mari kita sama-sama terus bertumbuh baik dalam kemampuan maupun karakter sesuai firman Tuhan, memperbesar kapasitas kita sehingga kita akan siap ketika Tuhan mempercayakan sesuatu yang besar dalam hidup kita serta mampu melipatgandakannya.

Teruslah mengasah dan mengembangkan kapasitas agar siap menerima tanggung jawab yang lebih besar

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply