Mengenal dan Mengasihi Yesus Kristus Secara Personal dan Mesra

22 Juli - RmA 2Rabu, 22 Juli 2015 Kid 3:1-4a; Mzm 63:2,3-4,5-6,8-9; Yoh 20:1,11-18 Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!” HARI ini adalah Peringatan Wajib Santa Maria Magdalena. Kita semua mengenal siapa dia. Berbagai catatan negatif dikenakan padanya. Namun ia belajar setia dan mengasihi Yesus dengan segala daya upaya. Injil hari menyatakan kepada kita tentang pengalamannya dalam relasinya dengan Yesus Kristus. Ia tidak serta merta mengenali Tuhan Yesus yang bangkit dari kubur sebab ia hanya memikirkan makam kosong dan kesedihannya sendiri. Ia kehilangan Tuhan ketika fokusnya hanya pada dirinya sendiri. Namun akhirnya ia mengenali Yesus juga saat Ia memanggil namanya. Apa maknanya bagi kita? Pertama-tama, kita belajar bagaimana mengenali kehadiran dan realitas Tuhan Yesus dalam hidup kita. St. Maria Magdalena mengenali Yesus Kristus setelah Ia memanggil namanya. Ia pun lantas mengatakan kepada para murid-Nya bawa ia telah melihat Tuhan. Dari pengalamannya kita juga belajar bahwa tidak cukup kita tahu tentang Tuhan. Kita harus mengenal-Nya secara personal dan mesra. Kita harus mencari Dia dan mau berjumpa dengan-Nya. Maka Ia pun akan menjumpai kita. Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita dengan bebas menjumpai Yesus Kristus, Tuhan yang hidup yang mengasihi kita secara personal dan membagikan kemuliaan-Nya bagi kita. Kita mengenali Tuhan yang hadir bersama kita, dalam sabda-Nya, dalam Ekaristi dan Adorasi. Tuhan Yesus Kristus, semoga kali tidak pernah gagal mengenali suara-Mu pun tidak kehilangan pandangan akan kehadiran-Mu dalam Ekaristi dan Adorasi Abadi. Anugerahilah kami Roh-Mu hingga kami mampu mengenali Dikau secara personal dan mesra kini dan selamanya. Amin. personaly and intimately now and forever. Amen. Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

22 Juli - RmA 2

Rabu, 22 Juli 2015
Kid 3:1-4a; Mzm 63:2,3-4,5-6,8-9; Yoh 20:1,11-18

Maria Magdalena pergi dan berkata kepada murid-murid, “Aku telah melihat Tuhan!”

HARI ini adalah Peringatan Wajib Santa Maria Magdalena. Kita semua mengenal siapa dia. Berbagai catatan negatif dikenakan padanya. Namun ia belajar setia dan mengasihi Yesus dengan segala daya upaya. Injil hari menyatakan kepada kita tentang pengalamannya dalam relasinya dengan Yesus Kristus. Ia tidak serta merta mengenali Tuhan Yesus yang bangkit dari kubur sebab ia hanya memikirkan makam kosong dan kesedihannya sendiri. Ia kehilangan Tuhan ketika fokusnya hanya pada dirinya sendiri. Namun akhirnya ia mengenali Yesus juga saat Ia memanggil namanya.

Apa maknanya bagi kita? Pertama-tama, kita belajar bagaimana mengenali kehadiran dan realitas Tuhan Yesus dalam hidup kita. St. Maria Magdalena mengenali Yesus Kristus setelah Ia memanggil namanya. Ia pun lantas mengatakan kepada para murid-Nya bawa ia telah melihat Tuhan.

Dari pengalamannya kita juga belajar bahwa tidak cukup kita tahu tentang Tuhan. Kita harus mengenal-Nya secara personal dan mesra. Kita harus mencari Dia dan mau berjumpa dengan-Nya. Maka Ia pun akan menjumpai kita.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita dengan bebas menjumpai Yesus Kristus, Tuhan yang hidup yang mengasihi kita secara personal dan membagikan kemuliaan-Nya bagi kita. Kita mengenali Tuhan yang hadir bersama kita, dalam sabda-Nya, dalam Ekaristi dan Adorasi.

Tuhan Yesus Kristus, semoga kali tidak pernah gagal mengenali suara-Mu pun tidak kehilangan pandangan akan kehadiran-Mu dalam Ekaristi dan Adorasi Abadi. Anugerahilah kami Roh-Mu hingga kami mampu mengenali Dikau secara personal dan mesra kini dan selamanya. Amin.

personaly and intimately now and forever. Amen.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply