Mengasihi Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Allah

0
44

3 Juli - RmA 1

Jumat, 03 Juli 2015
Pesta St. Thomas Rasul
Jumat Pertama
Ef 2:19-22; Mzm 117:1.2; Yoh 20:24-29

Tomas menjawab kepada-Nya (Yesus), “Ya Tuhanku dan Allahku!” Kata Yesus kepadanya, “Karena telah melihat Aku, maka engkau percaya. Berbahagialah mereka yang tidak melihat, namun percaya.”

HARI ini adalah pesta St. Tomas, Rasul. Apa makna pesta ini bagi kita? St. Tomas secara negatif sering dikenal sebagai orang yang pesimis dan skeptis.

Mari kita temukan sisi positif iman St. Tomas, Rasul. St. Yohanes mencatat dalam Injilnya, ketika Yesus hendak mengunjungi Lazarus yang sakit, St. Tomas berkata kepada para murid lain, “Marilah kita pergi juga untuk mati bersama-sama dengan Dia” (Yoh 11:16). Di sini kita melihat betapa ia memiliki iman yang kuat untuk mati bersama Yesus.

Pada dasarnya, St. Tomas amat mengasihi Yesus sebagai Tuhan. Memang, ia pernah membuat kesalahan saat ia meragukan kesaksian teman-temannya bahwa Yesus telah bangkit. Namun, saat akhirnya Yesus sendiri menampakkan diri dan meyakinkannya bahwa Ia telah bangkit; St. Tomas menjawab dengan penuh iman, “Ya Tuhanku dan Allahku!”

St. Tomas mengenal Yesus Kristus tak hanya sebagai Guru. Ia mengenal dan menyembah Yesus sebagai sungguh Tuhan dan sungguh Allahnya.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita belajar dari St. Tomas untuk mengubah sikap dari pesimis dan skeptis menjadi penyembah Yesus Kristus sebagai sungguh Tuhan dan sungguh Allah kita. Dalam Adorasi Abadi kita mengasihi dan menyembah Yesus Kristus secara personal.

Tuhan Yesus Kristus, melalui anugerah iman buatlah kami mampu mewartakan bahwa Dikau adalah Tuhan dan Allah kami. Engkau wafat dan bangkit hingga kami pun memiliki hidup baru dalam Dikau. Semoga kami datang menyembah-Mu dan percaya akan sabda kehidupan-Mu kini dan selamanya. Amin.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Loading...

Tulis gagasan

Please enter your comment!
Please enter your name here