Menangis itu Baik dan Sehat

IMG_0318 La Vang menangis1“Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya, kata-Nya, ‘Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.’” (Luk 19, 41-42) SEORANG anak menangis sejadi-jadinya, ketika menyaksikan bahwa rumahnya hancur dan rata dengan tanah, setelah gempa yang dasyat. […]

IMG_0318 La Vang menangis1

“Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya, kata-Nya, ‘Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.’” (Luk 19, 41-42)

SEORANG anak menangis sejadi-jadinya, ketika menyaksikan bahwa rumahnya hancur dan rata dengan tanah, setelah gempa yang dasyat. Sementara ibu dan adiknya tertimbun reruntuhan rumah.

Seorang ibu lain menangis sejadi-jadinya, saat para petugas membawa keluar semua perabotan rumah dan menyaksikan alat berat merobohkan rumah miliknya. Banyak orang bisa menangis sejadi-jadinya, saat mereka melihat rumahnya hancur dan rata dengan tanah, sebuah gedung bersejarah hancur dan roboh, sebuah desa tenggelam dan hancur oleh banjir atau lumpur.

Yesus pun menangis, saat Ia melihat Yerusalem yang sebentar lagi akan hancur oleh serangan musuh. Si anak menyesal, mengapa ia tidak membantu ibunya dan menyelamatkan adiknya, kalau akhirnya seperti ini? Si ibu menyesal, mengapa dahulu suaminya membangun rumah di lahan yang bukan miliknya, kalau akhirnya seperti ini?

Banyak peristiwa bisa terjadi diluar rencana dan pengetahuan manusia; banyak peristiwa fatal terjadi diluar kehendak manusia. Kehancuran tidak hanya dialami oleh sebuah rumah, gedung, sebuah desa atau sebuah kota.

Manusia pun bisa mengalami peristiwa fatal atau kehancuran. Betapa baik kalau manusia mengerti hal-hal yang perlu untuk hidup dengan damai sejahtera; untuk menghindarkan diri dari kehancuran; untuk melepaskan diri dari peristiwa hidup yang fatal.

Banyak orang memang tidak mengerti tentang hal-hal yang harus dilakukan karena keterbatasan atau kelemahan diri, kurang informasi. Tetapi ada juga orang yang tidak mau mengerti dan melakukan hal-hal baik dan benar demi kedamaian dan kesejahteraan hidup.

Banyak orang disilaukan dan dibutakan oleh egonya dan kepentingan duniawi lainnya, sehingga hal-hal yang perlu untuk keselamatan hidupnya tetap tersembunyi.

Teman-teman selamat pagi dan selamat berkarya. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Mathias Hariyadi/Sesawi.Net)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply