Membangun Nilai-Nilai Kehidupan Lewat Dongeng Sebelum Tidur (2)

(sambungan)

Selain dalam kitab Ulangan pasal 6, mari lihat ayat berikut ini. “Kamu tahu sekarang–kukatakan bukan kepada anak-anakmu, yang tidak mengenal dan tidak melihat hajaran TUHAN, Allahmu–kebesaran-Nya, tangan-Nya yang kuat dan lengan-Nya yang teracung… Kamu harus mengajarkannya kepada anak-anakmu dengan membicarakannya, apabila engkau duduk di rumahmu dan apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.” (Ulangan 11:2,19). Dengan mengacu kepada ayat ini kita bisa melihat bahwa apa yang kita ketahui mengenai Tuhan, bagaimana karya-karyaNya dalam hidup kita, kuasaNya yang menaungi kita, segala sesuatu yang telah Dia lakukan kepada umatNya tidaklah boleh berhenti hanya sampai pada diri kita saja, melainkan harus kita teruskan kepada anak-anak kita, kepada generasi-generasi selanjutnya yang kelak akan tumbuh menjadi dewasa, para pemimpin di masa depan. Tentu akan sangat baik pula menceritakan kisah-kisah dalam Alkitab sebagai bedtime stories, sehingga mereka bisa mulai mengenal prinsip kebenaran menurut Kerajaan Surga sejak dini. Alkitab mengandung kebenaran kekal tentu dapat membentuk karakter mereka agar bisa bertumbuh dengan pengenalan yang baik akan pribadi Tuhan.

Setelah mengenalkan pribadi dan hati Tuhan kepada anak-anak kita, langkah selanjutnya adalah dengan memberi contoh langsung lewat cara hidup kita. Dalam kitab Ulangan tadi, ayat selanjutnya berkata:  “engkau harus menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.” (ay 20). Ini berarti bahwa membekali mereka secara berulang-ulang akan kebenaran Firman Tuhan sejak dini, termasuk di dalamnya pada saat mereka menjelang tidur saja sangatlah baik tapi belum cukup. Selanjutnya kita dituntut untuk menjadi contoh hidup dari segala sesuatu yang kita ajarkan. Ingatlah bahwa anak-anak itu polos, cenderung meniru sikap dan perilaku orang tuanya. Karena itu menjadi contoh langsung dari segala pendidikan moral terutama yang terkandung di dalam Firman Tuhan pun sangat penting. Bukankah tidak adil apabila kita menghukum mereka atas kesalahan yang dilakukan sementara kita masih dengan seenaknya melakukan kesalahan yang sama di depan mereka?

Berbagai evaluasi dan membangun nilai-nilai kehidupan bagi anak-anak kita pada jam-jam menjelang tidur sangatlah efektif untuk kita lakukan. Anda bisa membacakan berbagai kisah Alkitab yang mengandung kebenaran Firman Tuhan dengan cara yang disukai dan dimengerti oleh anak-anak. Hikmat kebijaksanaan dan kebenaran Firman akan meresap di hati mereka dan tinggal untuk waktu yang lama disana. Seberapa penting bagi kita dan anak-anak untuk mengetahui semua pengalaman para tokoh di dalam Alkitab? Paulus mengatakan: “Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.” (1 Korintus 10:11).

Segala pengalaman para tokoh di dalam Alkitab bisa menjadi contoh yang baik untuk mengajarkan anak-anak sejak kecil untuk mengetahui mana yang benar dan salah, termasuk pula menyadari konsekuensi-konsekuensi dari setiap tindakan. Ada tokoh yang berhasil, ada tokoh yang gagal. Ada yang berubah menjadi lebih baik, ada yang dari baik kemudian terperosok. Semua pengalaman mereka akan mampu memberikan pelajaran berharga bagi hidup mereka, di masanya mereka.  Jangan lupa pula bahwa di saat-saat itu pula anda akan mendapatkan waktu yang paling indah dan strategis untuk membangun hubungan yang dekat dengan anak-anak anda. Masa depan mereka terletak di tangan kita dan sangat tergantung dari apa yang kita ajarkan maupun contohkan. Bagi teman-teman yang dikaruniai anak yang masih kecil, manfaatkanlah waktu-waktu di malam hari sekarang juga untuk menanamkan nilai-nilai yang baik terlebih kebenaran Firman Tuhan kepada mereka. Jangan anggap sia-sia, jangan tunda, karena pada suatu ketika semua itu bisa terlambat.

Keseriusan kita dalam mendidik akan sangat menentukan masa depannya

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: