Memancarkan Cahaya-Nya

cahaya tuhanSenin, 22 September 2014. Hari Biasa Pekan XXV Amsal 3:27-34;  Mazmur 15:2-3a.3cd-4ab.5; Lukas 8:16-18 “Pelita ditempatkan di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk dapat melihat cahayanya.” KITA  semua tahu betul, lampu mempunyai fungsi vital dalam kehidupan kita. Lampu membantu kita dan memampukan kita melihat dan bekerja dalam kegelapan dan menghindarkan kita dari bahaya […]

cahaya tuhan

Senin, 22 September 2014. Hari Biasa Pekan XXV
Amsal 3:27-34;  Mazmur 15:2-3a.3cd-4ab.5; Lukas 8:16-18

“Pelita ditempatkan di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk dapat melihat cahayanya.”

KITA  semua tahu betul, lampu mempunyai fungsi vital dalam kehidupan kita. Lampu membantu kita dan memampukan kita melihat dan bekerja dalam kegelapan dan menghindarkan kita dari bahaya kesesatan. Lampu memancarkan cahaya. Secara rohani, cahaya kita mengerti sebagai pancaran keindahan, kebenaran, dan kebaikan Tuhan.

Kita percaya bahwa sabda-Nya adalah pelita yang menuntun langkah kita (Mzm 119:105). Secara teologis, itu berarti bahwa cahaya Tuhan Allah membebaskan kita dari kegelapan dan kebutaan dosa sehingga kita bisa berjalan dalam kebenaran dan kebaikan rahmat-Nya.

Cahaya-Nya tidak hanya menyinari kegelapan hidup kita, tetapi juga memenuhi hidup kita dengan terang rohani, sukacita, dan damai. Dalam Injil, Yesus juga bersabda bahwa kita adalah cahaya dunia. Kita harus hidup dalam cahaya kasih dan kebenaran-Nya sehingga kita mampu memancarkan cahaya-Nya.

Dengan menyembah Yesus dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita menyerahkan diri kita kepada-Nya sebagai Sang Cahaya yang menyinari kegelapan hidup kita. Adorasi Ekaristi memampukan kita untuk melihat cahaya Kristus yang bersinar dalam hati kita. Adorasi Ekaristi memampukan kita untuk melihat realitas surgawi Kerajaan Allah pula.

Tuhan Yesus Kristus, bimbinglah kami dengan cahaya kebenaran-Mu yang menyelamatkan. Penuhilah hati dan budi kami dengan cahaya dan kebenaran-Mu. Bebaskan kami dari kegelapan dosa dab sehingga kami melihat dan memahami kehendak-Mu dengan jelas. Berkatilah kami agar mampu menyinarkan cahaya dan kebenaran-Mu kepada sesama selamanya. Amin.

Girli Kebon Dalem

»̶·̵̭̌·̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊·̵̭̌·̵̭̌«̶
“abdi Dalem palawija”
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply