Masa Adven di Paroki Hati Kudus Yesus Tegal: Pendalaman Iman untuk OMK

sekami 10MENGHADAPI Orang Muda Katolik (OMK) yang sedang kental menyukai budaya visual, tim pendamping OMK Paroki Hati Kudus Yesus Tegal mengemas pendalaman-pendalaman iman Adven tahun 2014 ini dengan metode ‘Nonton Bareng’ dan refleksi bersama. Pendalaman Iman Adven pertama bertema “Orang Muda Katolik diutus mewartakan injil” dibuat di salah satu rumah anggota OMK sekalian kunjungan. Ada 19 […]

sekami 10

MENGHADAPI Orang Muda Katolik (OMK) yang sedang kental menyukai budaya visual, tim pendamping OMK Paroki Hati Kudus Yesus Tegal mengemas pendalaman-pendalaman iman Adven tahun 2014 ini dengan metode ‘Nonton Bareng’ dan refleksi bersama.

Pendalaman Iman Adven pertama bertema “Orang Muda Katolik diutus mewartakan injil” dibuat di salah satu rumah anggota OMK sekalian kunjungan. Ada 19 orang yang datang.

Pendamping mengajak OMK menonton film berjudul “Heaven is for real”, sebuah film bergenre drama, box office di Amerika, berdasar novel kisah nyata seorang pendeta yang anaknya dibawa ke surga.

Pendalaman iman diawali dengan doa pembuka, dilanjutkan dengan pengantar singkat dari pemandu menerangkan apa arti injil dan tujuan dari pendalaman iman ini. Disusul dengan pemutaran film, dan diakhiri dengan refleksi bersama.

Ada kesadaran baru bahwa surga harus dihadirkan dalam pengalaman hidup harian, yaitu dengan mewartakan kabar sukacita: entah hasil belajar yang baik, aktif dalam kegiatan gereja, menghargai jerih lelah orang tua, berbagi senyum dan perhatian, dll.

Semalam, pendalaman iman adven kedua, dihadiri sekitar 29 OMK, para pendamping mengajak OMK menonton film ber-genre horor berjudul “Deliver Us From Evil”.

Film apik ini berkisah tentang seorang polisi dan seorang pastor Jesuit yang berjibaku melawan dan mengusir iblis yang mengganggu kehidupan manusia. Film yang diangkat dari kisah nyata ini juga mengisahkan pentingnya Sakramen Pengakuan Dosa untuk menyucikan diri, dan untuk melawan setiap kuasa iblis.

Diawali dengan nyanyi-nyanyi bersama, doa pembuka, dan pengantar dari pemandu tentang tema

Pendalaman Iman yang Kedua “OMK diutus menguduskan dunia”, lalu disusul dengan menonton film berdurasi satu setengah jam. Akhir film, kami berefleksi bersama dan menemukan makna penting dari doa, dan sakramen pengakuan dosa untuk menguduskan diri dan dunia. OMK juga menyadari bahwa pengakuan dosa bukan formalitas rutin menyambut Natal.

Semoga di tempat-tempat lain, para pendamping dan pemandu semakin pintar membaca kebutuhan OMK, bahasa orang muda, sambil mengajak mereka untuk sampai pada Kristus yang mereka imani.

Berkah Dalem

Kredit foto: Ilustrasi OMK Nias Selatan (KBKK Indonesia)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply