Program pemberdayaan anggota Signis Indonesia dengan lokakarya video journalism bersama tim SAV Puskat Yogyakarta di Denpasar, 16-18 Mei 2018. (Ist)

ACARA  dimulai dengan mendengarkan arahan dari Presiden SIGNIS Indonesia Pastor Steven Lalu Pr mengenai rangkaian seluruh acara. Ia mendorong peserta SIGNIS Indonesia menjadi komunikator yang baik.

Lebih lanjut, imam diosesan Keuskupan Manado ini berpendapat, orang yang bisa menjadi komunikator yang baik pastilah juga serius  menghayati spiritualitas, punya keterampilan, dan mau bekerjasama membina jejaring.

Di akhir sambutannya, ia minta supaya semua anggota tetap serius dan setia mengikuti acara ini, dan berkomitmen mau belajar terus-menerus dan berlatih tanpa henti.

Indonesian Bishops of Conference (KWI) always Supports SIGNIS Indonesia, Said Bishop Hilarion Datus Lega (5)

Sesi berikutnya dilanjutkan dengan lokakarya bersama anggota tim SAV PUSKAT Yogyakarta yakni FX Tri Mulyono.

Ia menjelaskan prinsip dasar sinematografi yakni “5C”:

Camera angle (sudut pengambilan gambar).Continuity (kesinambungan).Cutting (editing).Close up.Composition.

Narasumber selanjutnya adalah Edgar dari Komsos KAS. Ia membantu peserta memahami jenis-jenis kamera. Seorang videografer, kata dia, harus mengenal jenis kamera yang dipakainya supaya bisa menghasilkan gambar dengan baik.

Ketapang Diocese in West Kalimantan Hosts SIGNIS Indonesia’s 2018 Annual Meeting (1)

Sumber: Sesawi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.