Lentera Keluarga: Senin, 18 September 2017 – Berdoa Untuk Semua


Bacaan:  1 Tim 2:1-8; Mzm 28:2.7.8-9: Luk 7:1-10


Renungan


DALAM suratnya kepada Titus, Paulus memberi nasihat supaya ia berdoa bagi semua orang. Dasar utama berdoa bagi semua orang adalah bahwa Tuhan menghendaki keselamatan bagi semua orang dan supaya setiap orang memperoleh pengetahuan akan kebenaran, terutama kebenaran perwahyuan iman. Doa yang dimaksudkan Paulus ini ada 4 jenis: berdoa untuk meminta sesuatu, mendokan orang lain, komunikasi dengan Tuhan dan mengucap syukur.


Dan kutipan terakhir, Paulus mengingatkan supaya kaum lekaki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa kemarahan dan perselisihan. Berdoa yang dipenuhi kemarahan dan perselisihan bukanlah sebuah doa yang benar. Doa yang demikian tidak membawa maksud baik, tetapi maksud jahat.


Kebiasaan keluarga kristen adalah berdoa bersama dan mendoakan setiap orang, yang bukan termasuk anggota keluarga. Kita berdoa bagi keselamatan setiap orang tanpa kecuali dan tanpa maksud buruk.


Ketika terjadi dalam situasi konflik dalam keluarga, doa-doa yang kita panjatkanpun tidak boleh dikuasai oleh amarah dan perselisihan. Doa kita bukan bertujuan untuk mengadukan orang lain atas keburukan yang dilakukannya kepada kita, atau menyerang orang lain yang berdoa bersama kita atau mengintensikan maksud buruk kepadanya. Kita berdoa untuk keselamatan dan memperoleh pengetahuan tentang kebenaran. Doa harus dilambari dengan semangat cinta dan belaskasih Tuhan bagi semua orang, yang tak menginginkan satu orangpun dari anak-anaknya itu hilang.


Kontemplasi


Gambarkan nasihat Paulus bagi Timotius untuk berdoa bagi keselamatan bagi semua orang?


Refleksi


Apakah dalam doa-doaku, aku juga menyertakan doa-doa untuk orang-orang lain yang tidak kukenal? Apakah aku mengecualikan mendoakan seseoran dalam hidupku? Apakah doa-doaku juga disemangati oleh semangat cinta dan belaskasih Allah?


Doa 


Ya Bapa, semoga doa-doa yang kami panjatkan kepadaMu bagi kebaikan dan keselamatan saudara-saudara kami, semakin membuat kami bertumbuh dalam cinta dan belaskasihMu yang tidak menginginkan satu orangpun hilang. Amin


Perutusan


Mari kita berdoa untuk saudara-saudari kita supaya mereka diselamatkan dan memperoleh terang kebenaran iman.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Aristanto MSF

Imam anggota Kongregasi Misionaris Keluarga Kudus (MSF) dan tinggal di Skolastikat MSF di Banteng, Yogyakarta.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: