Lentera Keluarga – Semangat Lepas Bebas


Kamis, 1 Februari 2018
Bacaan:  1Raj 2:1-4.10-12: 1Taw 29:10.11ab.11d-12a.12bcd; Mrk 6:7-13


Renungan


TUHAN Yesus memanggil 12 muridnya, memberinya kuasa dan mengutus mereka pergi berdua-dua. Ada beberapa syarat yang harus mereka lakukan : jangan bawa apa-apa kecuali tongkat dan diingatkan pula bahwa mereka dapat mengalami penolakan. Tugas mereka  adalah pewartaan pertobatan termasuk mengusir setan dan menyembuhkan mereka yang sakit.


Dalam menjalankan sebuah perutusan para murid diajar oleh Tuhan untuk membangun sikap lepas bebas. Lepas bebas dari kepemilikan supaya dapat mobile; sikap lepas bebas terhadap penerimaan maupun penolakan. Misi dan kuasa yang diberikan  Tuhan fokus pada pertobatan hidup.


Semangat lepas bebas ini dengan mudah kita kenakan kepada para imam dan religius. Bekal hidup imam dan religius adalah sebuah cara hidup yang berfokus pada Allah. Kepemilikan dan gaya hidup harus diperhatikan dalam batas kewajaran. Setiap tarekat mempunyai pedoman tersendiri berkaitan dengan hal ini. Walaupun kita sebagai umat tidak tahu detailnya, namun kita juga perlu menjaga hidup imam dan religius supaya tetap hidup sederhana. Beberapa dari kita sangat loyal dan murah hati pada beberapa imam dan religius yang kita kenal sehingga kita lebih memperhatikan pribadi dan hidupnya daripada kepentingan tarekat dan tugas perutusan yang diembannya. Jangan pula kita, sebagai umat menarik para imam dan religus kepada cara hidup awam. Para imam dan religius punya cara hidup tersendiri, baik dalam hidup berkomunitas maupun dalam hidup doanya. Jangan mengandaikan bahwa semua imam dan religius adalah pribadi yang kuat berpegang pada cara hidup. Mereka juga adalah pribadi yang mempunyai kerapuhan dan kelamahan.


Kita dukung para imam dan religius dengan cara yang tepat, supaya merekapun tetap lurus dalam mewartakan sabda Tuhan. Kita doakan imam-religius yang kita kenal. Kita revisi kembali cara relasi kita dengan mereka apakah cara kita memperlakukan mereka selaras dengan panggilan dengan hidup imami dan religius mereka.


Kontemplasi


Gambarkan bagaimana Tuhan Yesus meminta para muridNya membangun sikap lepas bebas?


Refleksi


Bagaimana sikapku terhadap para imam dan religius yang aku kenal? Bagaimana aku dapat mendukung cara hidup dan perutusan mereka dengan benar?


Doa


Ya Bapa, kami berdoa bagi para imam dan religius, supaya mereka semakin berani bersikap lepas bebas, dan setia pada perutusan dan cara hidup mereka. Amin.


Perutusan


Doakan iman dan religius yang anda kenal.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Aristanto MSF

Imam anggota Kongregasi Misionaris Keluarga Kudus (MSF) dan tinggal di Skolastikat MSF di Banteng, Yogyakarta.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: