Lentera Keluarga: Sabtu, 19 Agustus 2017 – Pilihan Iman


Bacaan: Yos 24:14-29; Mzm 16:1-2a.5.7-8.11; Mat 19:13-15.


Renungan


SETELAH menunjukkan bagaimana Allah bekerja dalam sejarah Israel, Yosua menantang umat Israel untuk membuat pilihan iman: memilih Allah atau memilih allah lain?  Dan dengan tegas pula Yosuapun telah membuat pilihan imannya: “aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada Tuhan.” Memilih Allah berarti setia pada Allah dan meninggalkan allah allah lain.


Alllah bukanlah sebuah pilihan di antara allah atau dewa lain, karena hanya Ialah satu satunya yang harus diabdi. Pilihan kita adalah pilihan untuk memberikan diri kita seutuhnya kepada Allah atau tidak. Pilihan itu kita buat secara mendalam dalam sakramen baptis dan secara terus menerus kita buat sampai sekarang dalam aneka hal-hal sederhana. Bagi kita bergumul dalam penyembahan berhala dan percaya pada kuasa-kuasa lain, saatnya kembali untuk mengambil keputusan iman dan membaharui perjanjian.


Kontemplasi


Gambarkan bagaimana Yosua menghadapkan bangsa Israel pada pilihan iman.


Refleksi


Apakah aku tetap setia pada pilihan imanku? Apakah aku sudah menjauhkan diri dari penyembahan berhala dan meninggalkan dewa-dewa dan kuasa kuasa lain dalam praktek hidupku sehari hari?


Doa 


Ya Bapa, ajarilah aku untuk senantiasa setia pada keputusan iman yang telah kubuat. Amin.


Perutusan


Aku meninggalkan berhala-berhala dan menjauhkan diri dari dewa-dewa dan kuasa yang bukan Allah.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Imam anggota Kongregasi Misionaris Keluarga Kudus (MSF) dan tinggal di Skolastikat MSF di Banteng, Yogyakarta.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: