Lentera Keluarga – Perbuatan Belas Kasih


Senin, 19 Februari 2018.
Bacaan: Im 19:1-2.11-18; Mzm 19:8.9.10.15; Mat 25:31-46


Renungan


KISAH hari ini merupakan bagian ketiga kotbah akhir jaman Yesus yang berbicara mengenai akhir jaman. Kisah penghakiman ini sering disebut juga kisah domba dan kambing. Sejak awal Domba dan kambing dibedakan letaknya; domba di sebelah kanan (tanda berkenan) dan kambing di sebelah kiri (tanda tidak berkenan);  Domba tidak sadar bahwa apa yang dilakukan dan dihidupinya sama dengan melakukan untuk Tuhan; sementara kambing merasa sudah melayani Tuhan tetapi de fakto tidak melakukakannya.


Dalam kisah penghakiman ini, diungkapkan kriteria utama penghakiman ini adalah apakah mereka, sadar atau tidak sadar, sudah melakukan enam perbuatan belas kasih (dalam bahasa rabi yahudi disebut sebagai gemilut hassadim) yang menyangkut: makanan, minuman, penerimaan, pakaian, perawatan dan kunjungan (bdk. Ul 15:7-11; Yes 58:7-10; Mzm 37:21; 41:1..) dan perbuatan ini dilakukan kepada  “saudaraku yang paling hina” (adelphon mou; menunjuk pada orang yang membutuhkan, atau orang kristiani lain atau orang yang membantu para misionaris awal).  Namun segala perbuatan itu bukan otomatis berhak untuk masuk Kerajaan Allah. Kerajaan Allah dikatakan adalah sebuah pemberian Allah bagi mereka yang melakukan perbuatan kasih. Keselamatan tetap adalah rahmat.


Masa prapaskah mengundang kita untuk mewujudkan iman kita dalam bentuk 6 perbuatan kasih: memberi saudara kita makan, minum, pakaian; menerima saudara kita yang datang; merawat anggota – orang lain yang sakit dan mengunjungi mereka yang berada dalam penjara. Enam tindakan kasih yang sederhana dan yang tidak perlu dipikirkan dan dicari metode detailnya.  Saudara-saudara kita seperti ini ada di sekitar kita . Hanya diperlukan kepekaan dan keberanian untuk melaksanakannya saja.


Kontemplasi


Gambarkan bagaimana reaksi antara yang domba yang di sebelah kanan dan di sebelah kiri berkaitan dengan perbuatan kasih yang mereka lakukan.


Refleksi


Apakah keenam perbuatan cinta kasih itu sudah aku wujudkan dalam hidup sehari hariku bersama dengan keluargaku?


Doa


Ya Bapa, ajarilah kami peka dan cepat bertindak terhadap saudara-saudara kami yang mengalami kesulitan pokok dalam hidupnya. Amin.


Perutusan


Cermati umat dan tetangga kita. Bantulah mereka yang mengalami kesulitan dalam 6 kebutuhan dasar itu dengan apa yang anda miliki


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Aristanto MSF

Imam anggota Kongregasi Misionaris Keluarga Kudus (MSF) dan tinggal di Skolastikat MSF di Banteng, Yogyakarta.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: