Lentera Keluarga: Minggu, 10 September 2017 – Brother & Sister Keeper


Bacaan: Yeh 33:7-9; Mzm 95:1-2.6-7.8-9; Rom 13:8-10; Mat 18:15-20.


Renungan


KUTIPAN dari Kitab Yehezkiel dan Injil Matius hari ini mengingatkan kita akan artinya penjaga bagi saudara  (brother and sister keeper). Salah satu peran penjaga saudara adalah mengingatkan atau menegur. Kitab Yehezkiel mengingatkan bahwa diam terhadap kesalahan tidaklah tepat. Diam berarti membiarkan saudara kita berbuat salah, tanda bahwa kita tidak bertanggungjawab atas kebaikan dan keselamatannya. Melengkapi itu, Tuhan Yesus mengingatkan kita akan cara dan proses kita menegur dan sejuah mana kita mengemban tanggungjawab itu.


Di dalam keluarga kita adalah penjaga pasangan, penjaga saudara, penjaga anak, penjaga orang tua kita. Kita mengambilbagian dalam kebaikan hidup mereka dengan mengingatkan dan menegur; bahkan mungkin teguran itu berkali kali kita ingatkan dan membuat diri kita capai. Dalan komunitas, demi kebaikan rekan kerja kitapun juga berkewajiban untuk mengingatkan. Yang perlu ingat ketika mengingatkan adalah kita melakukannya karena kasih dan bukan karena kebencian atau rasa tidak suka. Mengingatkan adalah salah satu kewajiban seorang brother sister keeper.


Kontemplasi


Resapkan sabda Tuhan dalam Kitab Yehezkiel dan Injil Matius tentang arti pentingnya menjadi penjaga bagi saudara.


Refleksi


Bagaimana aku sudah dengab setia dan kasih menunaikan tanggungjawabku sebagai brother dan sister keeper?


Doa 


Ya Bapa, semoga dengan penuh kasih dan tanpa lelah aku mewujudkan tanggungjawabku sebagai penjaga bagi saudara-saudariku .  Amin.


Perutusan


Aku mengambil tanggungjawab sebagai brother & sister keeper dengan kasih dan tanpa lelah.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Aristanto MSF

Imam anggota Kongregasi Misionaris Keluarga Kudus (MSF) dan tinggal di Skolastikat MSF di Banteng, Yogyakarta.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply