Lentera Keluarga – Jumat, 8 September 2017 – Rencana Allah Dalam Kelahiran


Pesta Kelahiran SP Maria


Bacaan: Mi 5:2-5a; Mzm 13:6ab-6cd; Mat 1:1-16.18-23.


Renungan


“Sesungguhnya anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki dan mereka akan menamai Dia Immaenuel” yang berarti : Allah menyertai kita. Harapan dan sukacita kelahiran Immanuel diawali dengan sukacita kelahiran anak dara yang akan menjadi ibuNya. Dan ketika dilahirkan tentunya Maria tidak akan tahu pengalaman dan rencana Allah, tetapi ia telah menjaga hidupnya benar sejak awal, dalam asuhan Yoyakhim dan Ana.


Setiap kelahiran anak di dunia ini mengandung sebuah rencana Allah yang akan semakin jelas di kemudian hari selaras dengan pertumbuhan anak itu sendiri. Kita lahir tidak tanpa maksud Allah, entah kita lahir secara wajar atau lahir dalam ketidaksempurnaan. Maka penting bagi kita orang tua untuk memberikan lahan yang terbaik bagi anak-anak kita dengan cara hidup perkawinan dan keluarga yang baik.  Walaupun kita tidak dapat memberikan harta, sekolah yang terbaik, kecukupan hidupnya, tetapi kita dapat memberikan cinta yang sempurna dan warisan iman yang tak ternilai harganya serta membantunya bertumbuh menjadi pribadi yang berkenan kepada Allah. Jangan sampai kita melahirkan anak-anak tetapi tidak mempersiapkan lahan pertumbuhan hidup yang baik bagi mereka.


Kontemplasi


Gambarkan bagaimana kelahiran Maria menjadi tanda harapan yang semakin mendekat akan kehadiran Immanuel.


Refleksi


Apakah aku sebagai anak menerima kehadiranku di sebuah keluarga sebagai bagian dari rencana Allah? Apakah aku sebagai orang tua menjadikan perkawinan dan keluarga sebagai tempat yang subur bagi kehidupan anak-anakku?


Doa 


Ya Bapa, semoga keluargaku menjadi tempat bertumbuh yang baik bagi hidup setiap anak  Amin.


Perutusan


Aku menerima kehadiranku di tengah keluarga sebagai rencana Allah dan menjadikan keluargaku sebagai tempat yang baik bagi pembinaan hidup setiap pribadi (Morist MSF)


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Aristanto MSF

Imam anggota Kongregasi Misionaris Keluarga Kudus (MSF) dan tinggal di Skolastikat MSF di Banteng, Yogyakarta.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: