Senin, 2 April 2018. Senin Dalam Oktaf Paska


Bacaan: Kis 2:14.22-32; Mzm 16:1-2a.5.7-8.9-10.11; Mat 28:8-15.


Renungan:


KEBANGKITAN adalah sebuah kebenaran. Kebenaran yang dialami oleh para wanita (bukan hanya satu orang) yang telah berjumpa dengan Yesus yang bangkit. Kebenaran itu juga yang disaksikan oleh para penjaga makam. Tetapi karena uang, mereka kemudian menutup kebenaran itu dengan berita “murid-murid Yesus datang malam-malam dan mencuri jenazahNya ketika kamu sedang tidur..” Sebuah alibi yang tidak susah ditemukan jawabannya: bagaimana murid Yesus mempunyai keberanian untuk datang dan yang kedua apa pentingnya mencuri jenazah Yesus?  Namun inilah kenyataannya bahwa Matius merekam adanya berita yang “membungkam” kebenaran kebangkitan itu. Kebenaran itulah yang diwartakan Petrus dengan segala keberaniannya di hadapan bangsa Yahudi.


Informasi – berita – tulisan yang melawan kebangkitan Yesus tidak bersumber pada pengalaman asali para murid dan orang-orang yang dekat dengan Yesus. Ketidakpercayaan akan kebangkitan Tuhan itupun masih dipertanyakan sampai sekarang, dengan berbagai macam bukti atau tulisan-tulisan aprokrif (yang tersembunyi: tulisan yang tidak masuk dalam kanon Kitab Suci). Beberapa orang beriman menjadi ragu bahkan lebih percaya pada data-data penelitian yang diarahkan untuk memperjelas keraguan iman atau lebih percaya pada tulisan-tulisan aprokrif daripada tulisan-tulisan kanonis. Kembali perlu kita ingat bahwa ketidakpercayaan kepada kebangkitan sama dengan ketidakpercayaan akan perkataan, pekerjaan dan hidup Yesus;   Kitab Suci memang tidak menjelaskan secara detail bagaimana proses Kristus bangkit; tetapi Kitab Suci merangkum kesaksian yang tak terbantahkan bahwa Yesus sungguh bangkit: hidup sama seperti yang pernah mereka kenal dan hidup dengan cara yang baru.


Masa oktaf paskah menjadi kesempatan bagi kita untuk menguatkan iman kita akan kebangkitan Kristus ini dan sekaligus menjadi katekese bagi umat-anggota keluarga kita yang kadang masing terobang-ambing dalam keraguan iman.


Kontemplasi


Gambarkan bagaimana kebenaran kebangkitan Kristus itu dialami oleh mereka yang mengalami Yesus tetapi sekaligus ditutup oleh sebuah alibi pengalih.


Refleksi


Bagaimana aku bersikap terhadap kebenaran kebangkitan Kristus?


Doa


Ya Bapa, ajar kami untuk senantiasa percaya akan kebenaran kebangkitan Kristus.


Perutusan


Berikanlah kesaksian kepada orang terdekat anda-keluarga anda tentang kebangkitan Yesus.


Kredit foto: Ilustrasi (Ist)


Romo Aristanto MSF

Imam anggota Kongregasi Misionaris Keluarga Kudus (MSF) dan tinggal di Skolastikat MSF di Banteng, Yogyakarta.

Sumber: Sesawi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.