Ledakan Bom Molotov di Gereja Oikumene Samarinda

Pemandangan situasi depan Gereja Oikumene di Samarinda pasca serangan bom molotov, Minggu pagi pukul 10.30 WITA tanggal 13 November 2016. (Ist)

SERANGAN ledakan bom molotov telah terjadi di halaman depan Gereja Oikumene di kawasan Sengkotek, Samarinda, Kalimantan Timur, pukul 10. 30 WITA waktu setempat. Empat orang menjadi korban dalam serangan bom yang dilakukan oleh seorang yang oleh polisi disebut bernama J, berumur 32 tahun, dan berdomisili di Bogor, Jabar.

Menurut Iin –salah seorang warga lokal Samarinda yang mengutip omongan teman-temannya  di sekitar TKP– pelaku berusaha melarikan diri dengan terjun ke sungai namun kemudian berhasil ditangkap oleh warga. Kini pelaku sudah diamankan oleh aparat kepolisian untuk kepentingan investigasi kejadian dan proses penyidikan.

Selain empat orang korban mengalami luka –termasuk seorang bayi–, beberan foto kejadian menampakkan sejumlah sepeda motor juga menjadi sasaran serangan bom molotov ini.

Kapolda Kaltim Irjen Safarudin membenarkan telah terjadi serangan bom ini di depan Gereja Oikumene.

PS: Diolah dari berbagai sumber

Co-founder dan chief editor Sesawi.Net; Konsultan Media & Communication di lembaga internasional mhariyadi@sesawi.net, mathias.hariyadi@gmail.com

Sumber: Sesawi.net

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: