Larilah dan Jadilah Pemenang

Ayat bacaan: 1 Korintus 9:24
======================

“Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja yang mendapat hadiah? Karena itu larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya!”

Kalau anda pernah menonton lomba lari, anda pasti tahu bahwa akan hanya ada satu pemenang. Teknologi saat ini mampu membedakan beda waktu hingga sepersekian detik sehingga pemenangnya tidak lagi sulit untuk ditentukan, meskipun mata kita menangkap ada lebih dari satu orang yang masuk garis finish secara serentak.

Kalau kita amati, ada beberapa orang yang menjalani kehidupan Kristiani dengan sungguh-sungguh, dan dalam hidup mereka semua terlihat sesuai, seimbang dan utuh. Mereka2 ini terlihat bisa mengatasi rintangan hidup tanpa terengah-engah. Ketika orang2 dunia mengalami kesulitan, mereka terlihat baik2 saja. Bagaimana mereka melakukannya?

Anda tentu setuju bahwa latihan olah raga yang teratur akan menaikkan tingkat energi dan stamina seseorang. Pelari yang berlatih konsisten akan selalu siap mengikuti lomba. Demikian halnya dengan anak2 Allah yang rajin berlatih secara konsisten dalam doa, membaca alkitab dan menyerahkan hidupnya sepenuhnya pada Tuhan. Mereka2 ini akan punya energi lebih banyak untuk berjalan dalam kehidupan, dan tidak gampang menyerah.

Latihan, latihan dan latihan. Ini merupakan hal yang sangat penting. Berlatih bukan hanya membuat stamina atau energi seseorang semakin kuat, tapi juga melatih untuk bersikap. Kita bisa melihat motivasi dari orang yang berlari untuk menang dengan yang sekadar ikut berlomba. Sikap Kekristenan dibentuk oleh hubungan dengan Kristus. Sementara kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, kitapun akan siap berlomba dalam sebuah perlombaan yang diwajibkan bagi kita (Ibrani 12:1). Jangan menyerah, tetap semangat dan jadilah pemenang!

Tanpa beban dosa dan terus tekun dalam iman akan Yesus, kita akan mampu memasuki garis finish dan menjadi pemenang.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Comment