Lakukan yang Terbaik bagi Tuhan

yang terbaik 2Sabtu, 30 Agustus 2014. Hari Biasa Pekan XXI 1Korintus 1:26-31; Mazmur 33:12-13.18-21; Matius 25:14-30 “Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu” (Matius 25:21) Mari kita renungkan Injil hari ini dengan […]

yang terbaik 2

Sabtu, 30 Agustus 2014. Hari Biasa Pekan XXI
1Korintus 1:26-31; Mazmur 33:12-13.18-21; Matius 25:14-30

“Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu” (Matius 25:21)

Mari kita renungkan Injil hari ini dengan bingkai pertanyaan ini: Apakah kita melayani Tuhan Allah denga semua anugerah, talenta dan rahmat yang telah diberikan kepada kita?

Tuhan Allah telah mempercayakan kepada kita kekayaan-Nya kepada kita dalam bentuk talenta. Mungkin kita menerima lima, mungkin tiga atau mungkin satu saja. Tak masalah! Yang menjadi masalah kita adalah, bagaimana kita mau mempertanggungjawabkan talenta itu, berapa pun jumlahnya. Tuhan telah memberikannya seturut dengan kemampuan kita.

Apa yang harus kita lakukan dengan talenta itu!? Sungguh, kita harus mengelolanya dengan baik, bahkan dengan cara yang terbaik! Yang jelas, kita tidak boleh pergi dan menanam talenta itu tanpa hasil yang baik.

Kita harus seperti orang yang setelah menerima lima atau tiga talenta berhasil mengembangkan talenta itu dan dengan bangga menyampaikan kepada Tu(h)an kita: Tuan, lima talenta tuan percayakan kepadaku; lihat, aku telah beroleh laba lima talenta.

Hal yang sama dengan hamba yang menerima tiga talenta. Ia pun laba tiga. Dan Tu(h)an pun akan menjawab dengan bangga: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

Apa yang bisa kita petik dari kisah perumpamaan ini? Yang terutama dan terpenting adalah tentang bagaimana Tuhan Yesus Kristus melibatkan kita sebagai murid-Nya dalam perkara-Nya.

Hal pertama yang perlu diperhatikan, kisah itu berbicara kepada kita tentang kepercayaan Sang Tu(h)an) kepada hamba-Nya.
Kepercayaan itu juga diberika kepada kita. Betapa mengagumkan!

Kedua, tuan yang mempercayai para hambanya itu memberikan hadiah kepada para hambanya yang produktif dan setia. Namun ia juga menghukum hambanya yang tidak menghasilkan buah dan laba. Ia berharap bahwa hamba-hamba itu produktif dan melakukan yang terbaik! Hal yang sama juga dengan Kristus.

Tuhan Yesus Kristus mempercayakan kerajaan-Nya bagi kita dengan segala anugerah dan rahmat. Ia juga menganugerahkan kebebasan kepada kita. Yesus Kristus menghargai kita yang melakukan yang terbaik atas rahmat dan bakat yang diberikan kepada kita. Sebaliknya, Tuhan menghukum hamba yang tidak mau berjuang untuk berhasil itu!

Kita belajar satu hal yang penting. Entah berapa pun talenta yang diberikan kepada kita, kita harus mempertanggungjawabkannya sebaik-baiknya dalam kehidupan kita. Ia telah menganugerahkan kepada kita hal-hal yang terbaik. Kita harus menghasilkan buah berlipat atas talenta yang dipercayakan kepada kita.

Adorasi Ekaristi Abadi merupakan talenta yang dianugerahkan kepada kita. Maka, kita pun harus memperkembangkannya demi keselamatan kita, sesama dan semesta. Mari kita perkembangkan dan pertanggungjawabkan sebaik-baiknya gerakan ini demi kemuliaan Tuhan dan keselamatan kita bersama.

Tuhan Yesus Kristus, syukur bagi-Mu atas talenta yang Kau berikan dan percayakan kepada kami. Semoga kami mampu melakukan yang terbaik dan berbuah berlipat-lipat. Bantulah kami agar kami mampu melakukan yang dalam memperkembangkan anugerah, talenta dan rahmat yang Kau berikan kepada kami, demi kemuliaan nama-Mu dan keselamatan dunia, kini dan selamanya. Amin.

Girli Kebon Dalem

SALAM TIGA JARI: Persatuan Indonesia dalam Keragaman

Kredit foto: Ilustrasi (Courtesy of Lady Fit)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply