Kristen KTP

Ayat bacaan:Mat 23:28
=====================
“Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan.”

Pernah mendengar Kristen KTP? Ada beberapa teman yang pernah berkata demikian ketika ditanya mereka berjemaat dimana. “ah, itu KTP aja kok..” Ketika ditanya kenapa ada istilah KTP itu, mereka cuma nyengir dan mengeluarkan berbagai macam alasan.

Sadar atau tidak, ada banyak juga orang yang bukan sekedar kristen KTP. Ada banyak diantara kita yang tampil benar jika dilihat dari luar. Mereka rajin ke gereja, mereka seolah2 taat, bahkan omongannya pun terdengar sangat alkitabiah. Mereka berusaha membuat kesan manis di mata orang, dan pintar menyembunyikan dosa2 mereka. Orang akan menyangka bahwa mereka ini orang yang takut akan Tuhan, tapi dibalik itu semua, mereka hanyalah aktor2 spiritual yang sebenarnya tidak pernah mengakui dosa2 mereka, malah masih berbuat dosa terus menerus dgn sengaja. Kekristenan bagi mereka hanyalah sebagai simbol, yang bisa memberikan sebentuk keuntungan duniawi. Katakan misalnya, supaya tidak dimarahi orang tua, supaya dianggap calon menantu yang baik, mengambil hati pacar, supaya terlihat alim di mata teman2 dan lingkungan, dan lain2. Ya, diluar mereka tampak alim dan benar, tapi didalam mereka menyimpan banyak kebusukan.

Kita bisa menipu orang, tapi kita tidak bisa menipu Yesus. Tuhan menguji hati, dan tidak peduli dgn penampilan luar kita. Ketika dalam Yesus ada begitu banyak berkat, ada sukacita, ketika Yesus dapat menjadi sahabat setia yang memastikan kita tidak pernah berjalan sendirian, dan terutama ketika didalam Yesus ada keselamatan dan kemenangan, buat apa sebentuk kepura2an yang sifatnya sementara? Mari kita ijinkan Tuhan untuk memeriksa hati kita, apakah kita sudah memiliki komitmen untuk percaya sepenuhnya dan menerima Yesus sebagai juru selamat kita. Berhentilah menjadi Kristen KTP, yang tidak memberikan manfaat apa2, tapi jadilah pengikut Tuhan Yesus, dan terimalah segala keselamatan, damai, berkat dan sukacita secara nyata.

Kepura2an tidak memberikan apapun, tapi menjadi orang benar memberikan segalanya.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply