Konsisten

consistency-is-keySELAMAT   pagi saudara-saudari seiman. Mari kita awali hari ini dengan Doa Syukur. Kita diberi hari baru oleh Allah. Oleh karena itu, kita mohon rahmat yang kita butuhkan sepanjang hari ini.Sabda Tuhan hari ini, Yesus masih marah kepada Orang Farisi dan Ahli Taurat. Yesus mengatakan Celaka dan Munafik. Yesus melihat ketidak konsistenan mereka dalam berbicara […]

consistency-is-key

SELAMAT   pagi saudara-saudari seiman. Mari kita awali hari ini dengan Doa Syukur. Kita diberi hari baru oleh Allah. Oleh karena itu, kita mohon rahmat yang kita butuhkan sepanjang hari ini.

Sabda Tuhan hari ini, Yesus masih marah kepada Orang Farisi dan Ahli Taurat. Yesus mengatakan Celaka dan Munafik. Yesus melihat ketidak konsistenan mereka dalam berbicara dan berbuat.

“Yang satu  harus dilakukan, tetapi yang lain jangan diabaikan”.

Teks ini menunjukkan ketimpangan. Yesus berkata kepada mereka dalam Hukum Taurat; keadilan dan belaskasih perlu dilakukan. Namun, apa yang diucapkan tidaklah sesuai dengan yang diperbuat.

Jika kita berlaku sama dengan Orang Farisi dan Ahli Taurat, maka Yesus pun bisa marah kepada kita. Sabda Tuhan mengajak kita untuk konsisten. Keutamaan Orang Katolik adalah hening, berkarya, dan refleksi. Melalui hening, kita merencanakan dan melibatkan Allah dalam action kita. Melalui karya, kita mewujudnyatakan iman kita. Melalui refleksi, kita memaknai setiap rencana dan karya kita. Semoga dengan keutamaan tadi, kita sungguh mampu konsisten. Sehingga, orang di sekitar kita tidak memaki dengan kata “celaka lu”. Melainkan, kita sungguh membawa kegembiraan.

Feel free untuk konsisten.

Kredit foto: Illustrasi (Courtesy of Karen Phelps)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply