Klaten: Kasus Penyakit HIV Terus Meningkat

Sarasehan dalam rangka Hari AIDS Sedunia di Pendopo Kabupaten Klaten. (Laurentius Sukamta)

KASUS penyakit HIV di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, cenderung terus meningkat. Data dari layanan kesehatan di Kabupaten Klaten mulai tahun 2007 sampai 2016 menyebutkan, terdapat 481 orang terinfeksi HIV. Dari jumlah ini, persentase terbesar ada pada usia produktif.

Pernyataan ini disampaikan Bupati Kabupaten Klaten Sri Hartini pada sarasehan dalam rangka Hari AIDS Sedunia 2016 di Pendopo Kabupaten Klaten, Senin (5/12/2016).

“Kenyataan ini tentunya sangat memprihatinkan bagi kita. Jika hal ini tidak segera ditindaklanjuti dan tidak ada kepedulian dari kita, bukan tidak mungkin jumlah ini akan terus meningkat setiap tahunnya,” kata bupati.

Dalam sarasehan yang mengangkat tema “Mari Berubah, Masa Depan Gemilang Tanpa Penularan HIV” itu, Bupati Sri Hartini berharap agar peringatan Hari AIDS Sedunia ini bukan hanya sekadar acara seremonial semata. Namun bisa menjadi gerakan yang nyata dalam menanggulangi dan memberantas penyebaran dan perkembangan epidemi HIV.

“Marilah kita menjaga keluarga kita dengan hidup sehat, meningkatkan kualitas pendidikan agama kepada anak-anak kita agar tidak terjerumus ke dalam kehidupan yang sesat seperti pergaulan seks bebas, narkoba serta mengonsumsi zat-zat berbahaya lainnya. Karena penularan HIV dapat terjadi melalui jarum suntik, seks bebas, atau gonta-ganti pasangan,” ujar bupati.

Sri Hartini menyatakan, untuk mengantisipasi penyebaran dan perkembangan epidemi HIV, maka Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Klaten berupaya melakukan berbagai terobosan seperti membentuk warga peduli AIDS (WPA) di kecamatan, melakukan pemeriksaan atau tes HIV  sedini mungkin, sosialisasi meningkatkan partisipasi masyarakat, serta melakukan pendampingan terhadap Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).

Sedang Ketua panitia sarasehan Hari AIDS Sedunia Klaten, Yahmin menjelaskan, sarasehan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi seluas-luasnya kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Klaten tentang pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS. Juga untuk mengajak masyarakat agar berperilaku hidup sehat, supaya dapat terhindar dari kegiatan yang menularkan HIV.

“Peserta sarasehan sekitar 350 peserta, terdiri dari Muspida, TNI/Polri, Camat, Kepala Desa, Kepala Puskesmas, pimpinan rumah sakit, warga peduli AIDS, ormas, tokoh agama, tokoh masyarakat, rektor dan mahasiswa, pimpinan perusahaan, dan PKK Kabupaten Klaten,” terangnya.

Dalam sarasehan ini tampil pembicara Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Provinsi Jawa Tengah Zaenal Arifin, Dosen UNS Surakarta Andri Putranto, dan sharing dari seorang ODHA.

Laurentius Sukamta Sekretaris Dewan Paroki Wedi, pengelola buletin warta Paroki Wedi.

Sumber: Sesawi.net

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply