“Kitab Suci vs Novel”

penggandaan roti 3SIAPA yang pernah nonton film Angel n Demons atau pernah membaca novel ini? Film ini membuat beberapa dari kita bergulat iman. Film ini menjadi diskusi panjang dalam akademik. Film ini atau buku ini merupakan seni sastra yang mengandalkan logika pengarang. Hari ini, Sabda Tuhan pun menampilkan kisah Yesus menggandakan 5 roti 2 ikan. Dengan tegas […]

penggandaan roti 3

SIAPA yang pernah nonton film Angel n Demons atau pernah membaca novel ini? Film ini membuat beberapa dari kita bergulat iman. Film ini menjadi diskusi panjang dalam akademik. Film ini atau buku ini merupakan seni sastra yang mengandalkan logika pengarang.

Hari ini, Sabda Tuhan pun menampilkan kisah Yesus menggandakan 5 roti 2 ikan. Dengan tegas saya mengatakan teks ini bukan sastra. Teks ini merupakan refleksi iman pengarang Injil hidup bersama Yesus.

Gereja Katolik mentradisikan kisah Yesus sebagai warisan iman yang perlu dijaga. Teks Kitab Suci ditulis dalam terang Roh Kudus dan ditafsirkan dalam terang Roh Kudus.

Kisah Yesus yang menggandakan 5 roti 2 ikan terwujud dalam Sakramen Ekaristi. Yesus mengambil roti, memberkati, dan memecah-mecah untuk dibagi.

Kita bersyukur pengalaman hidup Yesus kini kita rasakan dalam bentuk 7 Sakramen. Semoga, kita tidak meragukan teks Kitab Suci yang kita miliki sebagai warisan iman. Kita tidak usah goyah dengan novel atau film yang sungguh menggoyahkan iman kita. Sebab, film atau novel mempunyai kepentingan di balik karya itu.

Feel free untuk berpegang teguh Tradisi Iman Katolik.‎

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply