Kita Mempunyai Bapa Surgawi

doa bapa kami 2Selasa, 24 Februari 2015: Prapaskah I Yes 55:10-11; Mzm 34:4-7;16-19; Mat 6:7-15 … Berdoalah begini: Bapa kami yang ada di sorga…. KEDUA  bacaan hari ini, pertama dan Injil, mengajarkan kepada kita untuk percaya bahwa sabda Allah mempunyai daya mengubah hidup kita. Nabi Yesaya mewartakan, “Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.(Yes 55:10-11) Itu berarti, sabda Allah memiliki daya melebur hati yang beku dan menumbuhkan hidup baru. Maka mari biarkan sabda Allah berakar di hati kita hingga ia mengubah hidup kita menjadi seperti Allah sendiri dan memampukan kita menempuh jalan kasih dan kekudusanNya. Dalam Injil Yesus mengajarkan bahwa kita dapat mendekati Allah dengan penuh iman sebagai Bapa Surgawi kita. Ia selalu menanti kita dengan tangan terbuka siap menyambut kita. Yesus memberi kita doa sempurna yakni Bapa Kami. Doa ini mengajar kita bagaimana kita memohon kepada Allah segala yang sungguh kita butuhkan. Tak hanya sekarang tapi juga untuk keabadian. Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita mendekati Allah Bapa kita dengan penuh iman dan rendah hati melalui Yesus Kristus yang kita sembah. Ia membuka jalan menuju surga bagi kita berkat wafat dan kebangkitanNya. Kini Ia tinggal di antara kita dalam Sakramen Mahakudus. Saat kita menyembahNya, Ia menjawab kita dengan rahmat, kasih dan kebaikan. Ia baik dan mengampuni kita. Ia juga mengajak kita pun memperlakukan sesama kita sama seperti Ia telah memperlakukan kita dengan belas kasih dan kebaikan. Mari berdoa: Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu, datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu, di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rejeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.

doa bapa kami 2

Selasa, 24 Februari 2015: Prapaskah I

Yes 55:10-11; Mzm 34:4-7;16-19; Mat 6:7-15

… Berdoalah begini: Bapa kami yang ada di sorga….

KEDUA  bacaan hari ini, pertama dan Injil, mengajarkan kepada kita untuk percaya bahwa sabda Allah mempunyai daya mengubah hidup kita.

Nabi Yesaya mewartakan, “Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan, demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.(Yes 55:10-11)

Itu berarti, sabda Allah memiliki daya melebur hati yang beku dan menumbuhkan hidup baru. Maka mari biarkan sabda Allah berakar di hati kita hingga ia mengubah hidup kita menjadi seperti Allah sendiri dan memampukan kita menempuh jalan kasih dan kekudusanNya.

Dalam Injil Yesus mengajarkan bahwa kita dapat mendekati Allah dengan penuh iman sebagai Bapa Surgawi kita. Ia selalu menanti kita dengan tangan terbuka siap menyambut kita. Yesus memberi kita doa sempurna yakni Bapa Kami. Doa ini mengajar kita bagaimana kita memohon kepada Allah segala yang sungguh kita butuhkan. Tak hanya sekarang tapi juga untuk keabadian.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita mendekati Allah Bapa kita dengan penuh iman dan rendah hati melalui Yesus Kristus yang kita sembah. Ia membuka jalan menuju surga bagi kita berkat wafat dan kebangkitanNya. Kini Ia tinggal di antara kita dalam Sakramen Mahakudus. Saat kita menyembahNya, Ia menjawab kita dengan rahmat, kasih dan kebaikan. Ia baik dan mengampuni kita. Ia juga mengajak kita pun memperlakukan sesama kita sama seperti Ia telah memperlakukan kita dengan belas kasih dan kebaikan.

Mari berdoa: Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah namaMu, datanglah kerajaanMu, jadilah kehendakMu, di atas bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rejeki pada hari ini dan ampunilah kesalahan kami, seperti kami pun mengampuni yang bersalah kepada kami dan janganlah masukkan kami ke dalam pencobaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply