Kisah di Balik Lapas Permisan Nusakambangan

nusakambanganSELAMAT sore saudara-saudari terkasih. Saya ingin mengajak anda bersyukur karena masih hidup bebas untuk lebih baik. Pada hari ini, saya mau sharing pengalaman menyapa saudara-saudara kita di Lapas Permisan Nusakambangan. Tadi pagi, saya bersama 3 romo, 1 pendeta, dan kelompok peduli para napi Kristen berkunjung kelima lokasi Lapas di Nusakambangan. Saya mendapat Lapas Permisan. Pengalaman […]

nusakambangan

SELAMAT sore saudara-saudari terkasih. Saya ingin mengajak anda bersyukur karena masih hidup bebas untuk lebih baik.

Pada hari ini, saya mau sharing pengalaman menyapa saudara-saudara kita di Lapas Permisan Nusakambangan.

Tadi pagi, saya bersama 3 romo, 1 pendeta, dan kelompok peduli para napi Kristen berkunjung kelima lokasi Lapas di Nusakambangan.

Saya mendapat Lapas Permisan.

Pengalaman ini merupakan pengalaman pertama memimpin perayaan ekaristi bersama para narapidana. Saya mengajak mereka untuk merenungkan betapa Allah masih mengasihi mereka meski di Lapas.

Sabda Tuhan hari ini mengkisahkan seorang Tuan anggur yang menggaji pekerja 1 dinar 1 hari. Allah menyapa mereka dan mengasihi mereka tidak memandang status dan situasi. Saya merasa senang karena mereka bersemangat dan berpengharapan karena Kristus untuk bisa hidup bebas dan lebih baik.

“Siapa yang terbelakang menjadi terdepan”. Saya bertanya kepada seorang napi, “sekarang anda berada di depan atau belakang?” Ada yang bilang di depan, tetapi ada yang bilang di belakang. Mereka merasa putus asa dan minder,karena melanggar aturan dan dihukum.

Mereka sedang berada di belakang untuk menjadi terdepan. Mungkin melalui Lapas mereka berproses hidup untuk menjadi terdepan.

Kita bersyukur merasakan kasih Allah dan berproses hidup secara bebas dalam masyarakat baik. Pengalaman berjumpa dengan mereka membuat kita semakin berhati-hati dalam berproses hidup dan merasakan kasih Allah yang luar biasa. Biarlah kita di belakang sekarang demi menuju pengharapan yang lebih baik dan menjadi terdepan.

Kredit foto: Lapas Permisan Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah (Kantor Berita Antara)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply