Keuskupan Purwokerto: Terlibat Jadi Berkat, Peluang dan Tantangan Kerawam di Ranah Politik

KOMISI Kerawam Keuskupan Purwokerto mengajak para tokoh mayarakat Katolikberbenah diri dan siap melayani seluruh umat di mana Gereja hadir di tengah-tengahnya, tidak hanya umat katolik di kring/lingkungan, wilayah, dan stasi saja.


Demikian antara lain yang disampaikan oleh FA Agus Wahyudi dan Romo Sumanto Pr selaku Komisi Kerawam Keuskupan Purwokerto dalam acara tatap muka dengan para tokoh masyarakat Katolik se Dekanat Utara, Minggu 29 April 2018, di Gereja Santo Petrus Pekalongan.


Selanjutnya, FA Agus Wahyudi mengatakan, kaum awam yang menanggung tiang hidup berkeluarga, menggereja, dan bermasyarakat hendaknya menjalankannya dengan seimbang agar tidak pincang.


Di lingkungan sosial kemasyaakatan, kaum awam merasul agar dapat menjiwai mentalitas, adat-kebiasaan, hukum-huum, serta tata susunan masyarakat sekitar dengan semangat kristiani. Sedangkan di ranah politik, jabatan-jabatan di legislatif, yudikatif, eksekutif dan parpol harus diperoleh  dengan memperjuangkannya.


Merasul di ranah politik itu harus.

100% Katolik, 100% Indonesia


Ia menambahkan,dibutuhkan pribadi-pribadi dari segenap umat Katolk yang tangguh mau mengemban tugas dan perutusan sebagai rasul-rasul di dunia politik dan mempunyai semangat nasional dan kebangsaan tinggi.


Dengan mengutip kalimat Mgr. Albertus Soegijapranoto SJ lainnya: ”… jangan biarkan orang lain mengambil keputusan mengenai nasibmu tanpa kamu terlibat di dalanya…”, maka umat Katolik mempunyai tangungjawab untuk menjaga eksistensi bangsa dan negara.


Umat Katolik juga harus ikut secara aktif dan kreatif dalam dinamika berbangsa dan bernegara, lebih tepatnya hadir dalam ranah politik dan publik, terlibat dalam pengambilan keputusan strategis demi masa depan bangsa dan negara.


Visi, kiat, dan strategi


Untuk mewujudkan visi Mempersembahkan kader terbaik Gereja untuk bangsa dan negara, untuk menduduki jabatan-jabatan publik dan politik, Komisi Kerawam Keuskupan Purwokerto menyiapkan kiat dan strategi sebagai berikut:

Menjadikannya sebagai gerakan bersama dalam Gereja.Membentuk Tim Konsolidasi.Merumuskan mekanisme kerja berserta job description.Menentukan tahapan kerja dan target.

Terlibat menjadi berkat


Dalam rangka menyambut Pilkada Serentak 2019, Tim Kerja Kerawam akan melaksanakan kegiatan untuk menumbuhkan kesadaran umat untuk terlibat dalam bidang sosial politik kemasyarakatan. Tugas khususnya adalah memotivasi dan mendorong awam untuk siap terlibat dalam bidang sosial politik kemasyarakatan.


Kegiatan direncanakan terjadi di bulan Agustus 2018 dengan tema utama “Terlibat Menjadi Berkat” dan beberapa sub tema:

Umat Katolik membangun negara.Menjadi pemilih yang cerdas bermartabat.Doa Rosario kebangsaan.Seputar Pilkada Serntak 2019.

Dengan kegiatan tersebut diharapkan umat semakin menyadari mengapa umat Katolik harus menggunakan hak pilihnya.

Anggota WKRI dari Paroki Purwokerto, Jateng.

Sumber: Sesawi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: