Keteguhan Hati Seperti Intan

Ayat bacaan: Yehezkiel 3:8-9a
=============================
“Lihat, Aku meneguhkan hatimu melawan mereka yang berkepala batu dan membajakan semangatmu melawan ketegaran hati mereka. Seperti batu intan, yang lebih keras dari pada batu Kuteguhkan hatimu; janganlah takut kepada mereka dan janganlah gentar melihat mukanya, sebab mereka adalah kaum pemberontak.”

Banyak orang menganggap hati adalah kata lain dari perasaan. Ada juga yang menganggap bahwa adalah pusat emosi semata. Hati adalah pusat diri, pusat dari segala keinginan yang terkuat. Dari hati lahir berbagai kehendak dan keinginan, hati juga dapat memberi gambaran yang lebih besar dari apa yang bahkan tidak bisa dilihat melalui persepsi otak. Dari hati lah kita bisa membuat pilihan-pilihan bijaksana, penuh hikmat, penuh kasih, atau sebaliknya. Betapa penting fungsi hati bagi manusia, dan itu pun ditegaskan di dalam Alkitab.

Yehezkiel harus menghadapi sebuah bangsa yang memberontak terhadap Allah. Allah tahu bahwa itu bukan sebuah tugas mudah, maka Dia memperlengkapi Yehezkiel dengan hati yang seteguh intan. Kenapa intan? Intan adalah mineral yang berasal dari substansi karbon yang mengalami tekanan dan panas sangat tinggi pada kerak bumi dan mengalami proses selama jutaan tahun. Mulai dari proses terbentuknya, keindahan dan pesonanya, hingga tingkat kesulitan tinggi untuk mendapatkannya membuat intan berharga sangat mahal. Tapi bukan itu saja, ada satu lagi keistimewaan intan seperti yang tercatat pada ayat bacaan hari ini. Intan memiliki tingkat kekerasan yang paling tinggi yang bisa dijumpai dari alam, akibat kerapatan atomnya yang luar biasa padat. Untuk menghadapi bangsa keras kepala yang memberontak, Allah memberikan hati sekeras batu intan agar Yehezkiel sanggup melakukan tugas, walau sesulit apapun.

Betapa banyak diantara kita gagal menjadi anak Allah karena kita tidak memiliki keteguhan hati. Kita seringkali terlalu mudah terbawa arus pergaulan, ikut2an teman dan berubah menjadi “pemberontak”, sesuatu yang sangat tidak Allah inginkan dari kita. Dengan begitu cepat kita terpengaruh oleh hal2 duniawi, hal2 yang mengakibatkan dosa, hanya karena hati kita begitu lemah dan tidak sanggup untuk mengatakan “tidak” kepada hal2 yang bertentangan dengan kehendak Allah. Sebentuk hati yang teguh akan selalu memotivasi kita, mengingatkan kita untuk memberikan yang terbaik dari diri kita untuk kemuliaan Tuhan. Hati yang teguh akan selalu memberi peringatan apabila berbagai bentuk dosa mulai mendekati kita.

Kita tinggal di dalam dunia yang berada dibawah kuasa si jahat (1 Yoh 5:19). Setiap saat godaan mengintai kita, maka sangat penting bagi anak2 Allah untuk memiliki hati seteguh intan. Untuk itu, kita harus menjaga dan memelihara diri kita agar tetap memiliki hubungan yang erat dengan Allah.


Hati seteguh intan akan membuat anda mampu berbuat yang terbaik bagi kemuliaan Tuhan, bahkan di tempat yang paling sulit sekalipun.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Comment