YESUS memanggil kita untuk mewartakan kasihNya dan hidup kudus di dalam seluruh hidup kita.  Untuk menjadi muridNya yang sejati, diperlukan penguasaan diri dan kehendak yang kuat untuk terus melangkah dengan mantap di jalanNya. Kita juga harus tahan uji di tengah godaan duniawi dan tetap setia mengasihiNya meski terhimpit berbagai kesulitan dan penderitaan.

Dalam melayani Dia dan sesama, hendaknya kita tidak menghitung jasa-jasa kita dan menagih imbalan kepadaNya. Jangan pula menganggap diri hebat dan lebih baik daripada yang lain karena telah melakukan pelayanan sejak usia muda. Sadari bahwa Ia tidak menilai lamanya pelayanan yang telah kita lakukan, melainkan motivasi yang mendasari pelayanan kita dan ketaatan kita di dalam menjalankan kehendakNya.

Mari laksanakan tugas perutusanNya dengan setia, tulus dan penuh kasih. Miliki komitmen yang teguh, dan persembahkan yang terbaik hanya untukNya. Semoga kelak kita layak untuk menikmati janjiNya, yakni hidup kekal bersamaNya.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Sumber: Sesawi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.