Kesegaran Bagi Jiwa

Ayat bacaan: Mazmur 19:8
==================
“Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.”

kesegaran bagi jiwa

Setelah lelah bekerja sepanjang hari dan panas-panasan di tengah kemacetan luar biasa di jalan raya dalam perjalanan pulang, tidakkah anda merindukan sesuatu yang menyegarkan untuk dinikmati begitu anda tiba di rumah? Bentuk dari kata “segar” ini bisa berbeda-beda bagi setiap orang. Ada yang langsung membayangkan segelas teh dingin, sirup, sejuknya air mengenai muka atau seluruh tubuh dengan mandi, berbaring di ruangan ber-AC atau sekedar duduk di sofa yang empuk. Ada yang menganggap bermain dengan anak-anak sepulang kerja merupakan sesuatu yang terasa sangat menyegarkan dan bisa memulihkan keletihan dengan cepat, menonton televisi dan sebagainya. Atau bahkan memilih beberapa dari yang saya sebutkan itu sekaligus atau dalam urutan tertentu. Yang pasti, di saat kita lelah sesuatu yang menyegarkan itu akan terasa sangat indah. Bahkan ketika itu masih kita pikirkan saja kita bisa tersenyum sendiri membayangkannya. We need a refreshment, we need to be restored. Semua orang butuh itu.

Tidak hanya tubuh, tapi kondisi spiritual pun sama. Setiap hari ketahanan spiritual atau rohani kita terus berhadapan dengan berbagai kondisi yang melelahkan. Berperang baik melawan berbagai keinginan daging dari diri sendiri maupun berbagai godaan iblis yang terus berusaha untuk menjatuhkan kita, menghadapi tawaran-tawaran yang sekilas terlihat menjanjikan namun di balik itu tersimpan banyak penyesatan dan sebagainya. Kondisi ini kita hadapi setiap hari, dan jika tidak dijaga, keadaan rohani kita pun bisa kehabisan energi, mengering, drained out. Betapa berbahayanya jika kita membiarkan jiwa kita mengalami kekeringan. Tidak lagi punya daya tahan kuat untuk menghadapi berbagai tantangan yang bisa melemahkan bahkan menghancurkan kondisi spiritual kita. Seperti halnya tubuh kita yang lelah butuh sesuatu yang menyegarkan, secara rohani kita pun butuh hal yang sama agar tidak keburu kering dan terkapar lemas. Just like our body, our spirit needs to be restored and refreshed as well.

Kesegaran secara jasmani bisa kita peroleh dari berbagai hal yang saya sebutkan dalam paragraf pembuka renungan hari ini. Tidakkah semua itu rasanya menyegarkan? Tetapi kesegaran rohani tidak bisa kita peroleh lewat semua itu. Kesegaran rohani kita akan sangat tergantung dari asupan Firman Tuhan. Firman Tuhan akan selalu menguatkan, meneguhkan, memberi kelegaan dan menyegarkan. Dan jiwa kita, seperti halnya tubuh kita butuh penyegaran setiap saat. Dan itu tertulis jelas dalam kitab Mazmur.Taurat TUHAN itu sempurna, menyegarkan jiwa; peraturan TUHAN itu teguh, memberikan hikmat kepada orang yang tak berpengalaman.” (Mazmur 19:8). Firman Tuhan mampu menjawab kebutuhan akan kesegaran jiwa. Dalam bahasa Inggrisnya dikatakan “The law of the Lord is perfect, restoring the whole person.”

Restoring. Memulihkan. Bayangkan jika anda penggemar game dan tokoh yang anda mainkan tengah berada dalam keadaan sekarat akibat terus digempur musuh. Tidakkah anda akan senang sekali jika bertemu dengan item-item yang bisa kembali merestorasi atau mengembalikan “health-bar” dari tokoh anda itu kepada kondisi sempurna? Seperti itu pula Firman Tuhan mampu merestorasi atau mengembalikan kesegaran dari jiwa dan roh kita yang sudah lelah akibat terus digempur berbagai hal negatif setiap harinya. Hidup di dunia yang sulit ini akan membuat stamina rohani kita dengan cepat terkuras. Karenanya kita sangat membutuhkan “a splash of fresh cold water”, percikan air yang akan mengembalikan kesegaran jiwa kita. Dalam Yesaya kita bisa melihat janji Tuhan yang begitu indah buat kita: “Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu. Mereka akan tumbuh seperti rumput di tengah-tengah air, seperti pohon-pohon gandarusa di tepi sungai.” (Yesaya 44:3-4). Pengenalan yang kontinu, terus menerus akan Tuhan pun akan memberikan kita kesegaran seperti ini seperti yang tertulis dalam Hosea. “Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi.” (Hosea 6:3) Betapa menyegarkannya hujan yang turun di saat kemarau, dan itulah janji Tuhan untuk kita yang mau bersungguh-sungguh mau mengenalNya.

Sungguh sangat penting bagi kita untuk terus membekali dan menjaga kesegaran jiwa kita dengan firman Tuhan. Daud tahu bagaimana bahagianya jika ia tetap berada dekat dengan firman Tuhan yang penuh dengan kuasa. Bacalah Mazmur 119 dimana Daud mendeskripsikan dengan panjang lebar dan lengkap mengenai bahagianya orang yang hidup menurut Taurat Tuhan. Semua itu tentu terasa sangat menyegarkan bagi jiwa. Berkali-kali pula Daud memberikan testimoni dari pengalamannya hidup dekat dengan firman Tuhan. Salah satunya berbunyi seperti ini: “Aku mendapatkan kebahagiaan dalam mentaati perintah-perintah-Mu.” (Mazmur 119:55). Dalam bahasa Inggris (amplified)nya kita bisa menemukan kalimat yang lebih detail: “This I have had [as the gift of Your grace and as my reward]: that I have kept Your precepts [hearing, receiving, loving, and obeying them].” Jangan biarkan jiwa kita mengalami kekeringan. Tetaplah dekat dengan firman Tuhan agar jiwa kita tetap segar dengan daya tahan yang kuat sehingga kita bisa menghadapi segala tantangan dan kesulitan setiap hari dengan teguh.

Segarkan jiwa dengan Firman Tuhan

Follow us on twitter: http://twitter.com/dailyrho

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: