Kesabaran

Ayat bacaan: 2 Tim 4:5
=======================
“Tetapi kuasailah dirimu dalam segala hal, sabarlah menderita, lakukanlah pekerjaan pemberita Injil dan tunaikanlah tugas pelayananmu!”

Di tempat saya bekerja tadi kebetulan ada yang sedang membersihkan gudang. Ada sebuah koran tua tergeletak, judulnya lumayan seram. “Cekcok, Suami Bunuh Istri”. Sebuah bentuk tekanan hidup dalam satu keluarga, dimana begitu besarnya tekanan menjadikan sang suami sulit mengendalikan emosinya. Bayangkan, hanya gara2 sedikit keributan akibat makanan kecil yang diperebutkan anak2 mereka, sang suami tega menendang istrinya dan menginjak tengkuknya hingga meninggal. Menyesal? itu kata klise yang sering kita dengar ketika semuanya sudah terlambat. Dan itu pula yang diungkapkan sang suami, tapi kata2 itu tidak akan pernah mengembalikan istrinya dalam keadaan hidup. Bayangkan, kejadian itu berlangsung didepan anak2nya. Bagaimana anak2 tersebut akan dihantui kejadian seperti itu sepanjang hidupnya. Semua hanya karena emosi, semua akibat beratnya tekanan hidup. Semua akibat tidak adanya pegangan.

Dalam rangka memberi petunjuk2 terakhir kepada Timotius, sebelum mereka berpisah untuk selamanya, Rasul Paulus memberi pesan agar Timotius tetap mampu menguasai diri dalam segala hal, dan tabah dalam penderitaan. Kesabaran sangat penting dan dapat menghindarkan anda dari hal2 yang bisa merugikan orang lain bahkan diri sendiri. Anda harus mampu bersabar ketika menghadapi emosi orang lain, anda harus mampu bersabar menghadapi masalah, anda pun harus mampu menyabarkan diri anda sendiri ketika sedang emosi.

Di hari2 ini dimana begitu banyak tekanan hidup, pesan Rasul Paulus menjadi sangat relevan. Dalam keadaan apapun, tetaplah sabar, dan tetaplah fokus melayani Tuhan. Ketika Tuhan Yesus menunjukkan tingkat kesabaran yang luar biasa, seperti itu pula kita harus berusaha, seperti yang diinginkan Tuhan. Dan itu semua tidak pernah sia2. Ada damai sejahtera menunggu anda.

Apapun yang anda hadapi, bersabarlah. Didalam Kristus ada sukacita.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

1 Comment

Leave a Reply