Keramahan dan Kemurahan hati Tuhan

tak ada yang mustahil bagi tuhan by faith comeKamis, 09 Oktober 2014. Hari biasa XXVII Gal. 3:1-5; Mazmur Tanggapan Luk 1:69-70,71-72,73-75; Luk. 11:5-13 DARI Injil hari ini, kita belajar tentang hospitalitas, keramahtamahan menyambut tamu. Yesus mengajarkan pelajaran penting tentang bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik dan murah hati dengan pengertian dan perhatian. Tentang keramahan, Yesus menyampaikan kisa tentang memperlakukan tamu tak diharapkan kedatangannya […]

tak ada yang mustahil bagi tuhan by faith come

Kamis, 09 Oktober 2014. Hari biasa XXVII
Gal. 3:1-5; Mazmur Tanggapan Luk 1:69-70,71-72,73-75; Luk. 11:5-13

DARI Injil hari ini, kita belajar tentang hospitalitas, keramahtamahan menyambut tamu. Yesus mengajarkan pelajaran penting tentang bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik dan murah hati dengan pengertian dan perhatian.

Tentang keramahan, Yesus menyampaikan kisa tentang memperlakukan tamu tak diharapkan kedatangannya yang datang pada tengah malam. Dalam perspektif Injil, entah tamu itu lapar atau tidak, kepadanya mesti disediakan hidangan.

Pada waktu itu, roti adalah makanan pokok. Meminta roti dari seorang tetangga merupakan hal yang biasa terjadi dan hal yang diharapkan pula. Menolak memberikan roti akan menimbulkan rasa malu karena itu pun merupakan sebentuk ketidakramahan yang berlawanan dengan semangat hospitalitas.

Kesimpulan dari kisah itu adalah, jika seorang tetangga dapat dipaksa untuk memberikan roti di tengah malam sekalipun, betapa Allah jauh lebih ramah bagi kita, anak-anakNya. Allah itu murah hati dan siap memberikan kepada kita segala yang ka perlukan sepanjang dan setiap hari.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita juga menyembah Alah yang tidak pernah tidur bagi kita. Allah memberikan kepada kita jauh lebih banyak dalam kemurahan hati segala sesuatu yang kita minta. Betapa Allah Bapa surgawi kita akan bermurah hati kepada kita, melebihi siapa pun! Allah memberikan kepada kita tak hanya yang kita perlukan, melainkan juga banyak hal lain lebih dari yang dapat kita harapkan. Allah memberikan Roh Kudus-Nya kepada kita seingga kita boleh ambil bagian dalam sukacita dan kehidupan Ilahi-Nya.

Tuhan Yesus Kristus, Engkau membuat kami mengenal Bapa surgawi yang penuh belas kasih, murah hati dan baik kepada kami. Semoga kami tidak pernah meragukan kasih-Mu pun ragu-ragu untuk mencari-Mu dengan penuh iman melalui Adorasi Ekaristi Abadi untuk memperoleh anugerah, rahmat dan jaminan hidup kami sebagai murid-muri-Mu, kini dan selamanya. Amin.

Girli Kebon Dalem
»̶•̵̭̌•̵̭̌✽̤̈̊•Ɓέяќǎђ•Đǎlєm•✽̤̥̈̊•̵̭̌•̵̭̌«̶
“abdi Dalem palawija”
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply