Kepedulian Dan Belas Kasih

YESUS senantiasa peduli terhadap orang–orang yang menderita; dengan tak kenal lelah Ia menyembuhkan orang sakit, lumpuh, timpang, buta, tuli dan banyak lagi yang lainnya. HatiNya pun mudah tergerak oleh belas kasih melihat orang-orang yang mengikuti Dia. DigandakanNya roti dan ikan, agar mereka tidak kelaparan.

Sebagai murid Kristus, kita dipanggil untuk meneladani sikapNya. Jangan hanya bersimpati, tapi tidak melakukan tindakan apa pun. Jangan juga menunggu sampai merasa berkecukupan, baru mau berbagi. Kita harus memiliki kepedulian dan belas kasih terhadap sesama; tidak harus berupa materi, namun dengan menyumbangkan waktu, tenaga, pikiran dan perhatian yang tulus kepada mereka, akan meringankan beban mereka.

Di tengah dunia yang sarat dengan penderitaan dan tindak kekerasan, mari kita berjuang menjadi pribadi yang membawa sukacita dan kebahagiaan bagi orang di sekitar kita. Pancarkan terang kasihNya dan jadilah saluran berkat bagi sesama. Semoga kehadiran kita mampu menyentuh kehidupan mereka, berdampak positif, dan memberikan secercah pengharapan bagi mereka.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply