Kemunafikan Farisi dan Kemurahan Hati Seorang Janda (1)

MINGGU BIASA 32, B; 11 Nopember 2012
1Raj. 17:10-16; Ibr. 9:24-28; Mrk. 12:38-44

Ajaran Yesus hari ini menunjukkan sikap kontras antara kemunafikan orang Parisi dengan kemurahan hati ibu janda yang memberi persembahan di Bait Allah.

Orang Parisi mementingkan penampilan, kuasa dan keuntungan. Ibu janda itu hanya punya dua peser. Dua peser (lepta) adalah dua keping mata uang Israel yang paling kecil dan itu sama nilainya dengan 1 duit (drachma) mata uang Romawi.

Mungkin sekarang ini sama dengan mata uang Rp. 50,- atau Rp. 25,-. Ibu itu tidak menahan yang sepeser untuk dirinya sendiri, tetapi memberikan semuanya!

Mungkin ia berharap akan mendapat sumbangan dari petugas Bait Allah, yang bertugas memberi bantuan kepada papa miskin. Tetapi yang penting, ia berani mengambil resiko mengurbankan diri.

Apa yang diajarkan Yesus dalam diskusi ilmiah dengan orang Farisi tentang dua perintah utama, kasih kepada Allah dan sesama (Injil Minggu yang lalu) ditunjukkan secara nyata oleh ibu janda itu.

Orang Farisi menunjukkan kesalehan lahir (memperpanjang jumbai jubah, hadir dalam pertemuan ibadat); untuk mendapat hormat. Di sisi lain, mereka dengan tega mengusir ibu-ibu janda dari rumah sewaan saat suami mereka meninggal.
bersambung

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: