Kematian – Kematian Kecil

Ayat bacaan: Mazmur 141:8
=====================
“Tetapi kepada-Mulah, ya ALLAH, Tuhanku, mataku tertuju; pada-Mulah aku berlindung, jangan campakkan aku!”

kematian kecil, kehilangan percaya diri, mental ambruk, berlindung pada Tuhan

Bertemu dengan orang-orang yang meruntuhkan mental kita merupakan hal yang tidak sepenuhnya bisa kita hindari. Hampir setiap hari kita akan bertemu dengan orang-orang, yang, baik lewat sikap dan tingkah lakunya maupun perkataan-perkataan mereka dapat membuat mental atau rasa percaya diri kita jatuh. Di kantor, di sekolah, di kampus, di lingkungan rumah, di kalangan teman, seringkali kita merasakan hal ini. Mungkin mereka tidak bermaksud menjatuhkan, tapi efeknya bisa seperti sebuah pukulan yang mampu membuat kita knock out, secara mental. Seorang teman pernah merasa sakit hati ketika idenya untuk membuat studio desain “dilecehkan” oleh dosennya. “ngapain kamu mikir sampai sejauh itu? mending belajar dulu yang benar deh… nggak pantes..” Perkataan itu keluar cuma sekian detik, namun efeknya masih dirasakan teman saya sampai sekarang. Padahal itu terjadi tahun 2003.

Tanpa kita sadari, tanpa kita inginkan, tanpa bermaksud, terkadang kita menempatkan diri kita pada kematian-kematian kecil. Yang saya maksud dengan kematian-kematian kecil adalah berbagai hal kecil yang bisa membuat kita makin lama makin kehilangan kedamaian dan sukacita yang berasal dari Tuhan, atau kehilangan keyakinan diri dan sebagainya. Ada orang yang lebih suka pada kebohongan yang terasa nikmat ketimbang kebenaran. Ada orang yang menolak kesempatan untuk diberkati, ada juga yang melewatkan kesempatan untuk memaksimalkannya. Ada banyak orang yang cenderung mempercayai pandangan orang lain yang keliru tentang dirinya, ada banyak orang mengalami kepahitan dan sulit bangkit ketika mendapat kritikan atau perkataan menyakitkan dari orang lain. Mungkin anda pun pernah merasa demikian, ketika anda merasa bahwa anda tidak berguna dan tidak mampu apa-apa, akibat perkataan seseorang yang menjatuhkan rasa percaya diri anda. Ironisnya terkadang hal itu malah diperoleh dari rumah, lewat perkataan orang tua ataupun saudara sendiri. “kamu kok bodoh banget sih..tidak seperti kakakmu”, “nyesal punya adik seperti kamu”, “kamu benar-benar bikin malu keluarga kita” dan sebagainya. Ada banyak orang yang saya kenal mengalami kesulitan untuk bangkit karena harga diri dan percaya dirinya sudah sedemikian anjlok sampai titik rendah. Ada yang bahkan sampai menyesali hidup. Ini semua bisa membawa kita pada kematian-kematian kecil yang akan merampas dan menghancurkan kedamaian, kasih dan sukacita yang telah Tuhan berikan pada kita.

Padahal lihatlah apa kata Tuhan mengenai kita. Kita adalah ciptaanNya yang luar biasa. We are His masterpiece. Dia menciptakan kita segambar dengan rupaNya sendiri (Kejadian 1:26), kita terlukis dalam telapak tanganNya dan dalam ruang mataNya (Yesaya 49:16), dia mengetahui segala sesuatu akan kita, bahkan jumlah helai rambut kita pun Dia hitung (Matius 10:30). Tuhan tidak pernah menciptakan kita asal-asalan apalagi sia-sia. Dia punya rencana yang indah bagi setiap kita. Sebuah ayat indah pada Mazmur mengatakan bahwa kita adalah ciptaan Tuhan yang dahsyat dan ajaib. “Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku. Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.” (Mazmur 139:13-14). Jika kita menyadari demikian, kita tidak akan gampang jatuh dan kehilangan kepercayaan diri. Seperti ayat bacaan hari ini, selalulah berlindung kepada Allah. Selalulah tujukan mata kepada Allah. Bersama Allah tidak akan pernah mengecewakan, karena bagi Dia, kita selalu sangat berharga.

Hindari kematian-kematian kecil dengan berlindung pada Allah yang memberi kehidupan besar

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply