Kehilangan Roh

5 Juli - RmT

“Sementara Ia berbicara dengan aku, kembalilah rohku ke dalam aku dan ditegakkannyalah aku. Kemudian aku mendengar Dia yang berbicara dengan aku.” (Yeh 2, 2)

ORANG-ORANG yang meninggal adalah orang yang sudah tidak mempunyai roh lagi. Roh-nya sudah kembali kepada Sang Khalik. Banyak orang telah kehilangan roh. Yang kehilangan roh sesungguhnya tidak hanya terbatas pada orang-orang yang telah meninggal. Orang yang masih hidup seringkali juga mengalami kehilangan roh.

Roh sering disebut dengan istilah spirit, artinya sesuatu yang menghidupkan atau menggerakkan. Orang yang kehilangan roh sering ditandai dengan sikap lesu, tidak bergairah, loyo, pesimis. Orang tidak lagi mempunyai suatu impian, harapan atau target yang diperjuangkan di dalam hidup. Orang tidak lagi mau berusaha dan mengejar prestasi. Bahkan kualitas hidupnya semakin merosot. Orang sudah kehilangan roh atau spirit. Tidak ada lagi yang bisa menggerakkan dirinya.

Yehezkiel rupanya juga mengalami hal ini, ketika berhadapan dengan bangsa yang sulit, keras kepala dan tegar tengkuk. Yehezkiel harus mewartakan Sabda Tuhan kepada bangsa pemberontak. Tugas yang sulit dan tidak mudah bisa membuat seseorang kehilangan nyali, bahkan kehilangan roh. Yehezkiel menemukan kembali rohnya, saat Tuhan berbicara dan memberikan peneguhan. Tuhan memberikan kekuatan. Yehezkiel menemukan kembali rohnya. Ia tidak hanya mendapat kekuatan, tetapi juga semangat baru, sehingga Yehezkiel bangkit dari kelesuan, keloyoan dan tegak kembali.

Dalam peristiwa atau pengalaman apa, saya juga pernah kehilangan roh? Bagaimana caranya agar roh tersebut bisa kembali lagi?

Teman-teman selamat malam. Selamat beristirahat dan berakhir pekan. Berkah Dalem.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: