Kedatangan Tuhan pada Akhir Zaman

akhir zaman by Stefan LochnerJumat, 14 November 2014 2Yoh 4-9; Mzm 119:1,2,10,11,17,18; Luk 17:26-37 “Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya.” INJIL hari ini mewartakan Yesus yang mengajar kita tentang kedatangan-Nya pada akhir zaman. Itu pasti terjadi meski kita tidak tahu kapan. Hari kedatangan Tuhan tak pernah dapat diduga. Yesus mengingatkan […]

akhir zaman by Stefan Lochner

Jumat, 14 November 2014
2Yoh 4-9; Mzm 119:1,2,10,11,17,18; Luk 17:26-37

“Barangsiapa berusaha memelihara nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya, ia akan menyelamatkannya.”

INJIL hari ini mewartakan Yesus yang mengajar kita tentang kedatangan-Nya pada akhir zaman. Itu pasti terjadi meski kita tidak tahu kapan. Hari kedatangan Tuhan tak pernah dapat diduga. Yesus mengingatkan kita agar tetap waspada pada saat hari itu tiba. Dalam iman akan Kristus, hari itu akan menjadi saat baik dari Allah bagi kita.

Terkait dengan hari kedatangan Tuhan, Yesus mengajarkan kepada kita bahwa Allah menghakimi masing-masing dari kita secara pribadi atas cara kita menanggapi undangan belaskasihan dan rahmat-Nya, kita menerima atau menolak Dia. Kita tidak dapat lolos dari tanggungjawab pribadi atas segala sikap kita terhadap sesama entah itu teman, pasangan dan anggota keluarga kita.

Peringatan Tuhan tentang akhir zaman memberi pengharapan penuh sukacita kepada siapa pun yang dengan penuh pengharapan mempersiapkan diri dengan baik menyambut kedatangan Tuhan dalam kemuliaan. Ia memberikan rahmat dan menolong kita yang mencari Dia dengan penuh iman dan kepercayaan dalam belas kasih-Nya. Ia memberikan kepada kita Roh Kudus sehingga kita beroleh kebijaksanaan, pertolongan dan kekuatan yang kita perlukan untuk meninggalkan dosa dan memeluk jalan kasih Allah, kebenaran dan kekudusan.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi, kita belajar untuk berjumpa dan menyembah Yesus Kristus yang akan datang pada akhir zaman. Balasannya adalah Allah sendiri yang menjadi sumber segala kebaikan, kebenaran, keindahan, kasih dan hidup abadi. Janganlah kita mengabaikan teguran Tuhan mengenai pengadilan akhir zaman yang tak terelakkan.

Tuhan Yesus Kristus, kami menaruh harapan pada-Mu sebab Engkau telah menebus dunia dengan wafat-Mu di kayu salib dan dengan kemenangan-Mu atas maut. Bantulah kami agar tidak pernah kehilangan arah tujuan surgawi sehingga kami selalu hidup dengan sukacita dalam kesadaran untuk menyambut kedatangan-Mu dalam kemuliaan, kini dan selamanya. Amin.

Girli Kebon Dalem
Sent from my heart of abudhenkpr
“abdi Dalem palawija”
Majalah INSPIRASI, Lentera yang Membebaskan
Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan Keuskupan Agung Semarang

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply