Kebahagiaan Sejati

BANYAK orang memiliki konsep yang keliru tentang kebahagiaan. Bagi mereka, kebahagiaan identik dengan kekayaan, kekuasaan dan popularitas.  Dengan demikian seluruh hidup mereka hanya diarahkan untuk mengejar kebahagiaan palsu, yang menjadikan hati mereka tertutup akan kehadiran Tuhan dan membuat hidup mereka jauh daripadaNya.

Sebagai orang beriman, kita harus menyadari bahwa kebahagiaan tidak terletak di dalam kepemilikan akan hal-hal duniawi. Kebahagiaan sejati hanya diperoleh bila kita selalu dekat dan bersatu denganNya. Relasi yang intim dan mendalam denganNya, membuat kita memiliki kepekaan dalam mengenali kehadiranNya dan mendengar sapaanNya di dalam setiap peristiwa hidup. Dengan demikian kita akan selalu merasakan penyertaan dan kasihNya di sepanjang hidup kita.

Mari buka hati kita, perkenankan Ia bertahta dan berkarya di dalam hidup kita. Dengan pimpinanNya, kita akan dimampukan untuk menemukan kehendakNya di balik setiap peristiwa hidup kita, sehingga kita dapat mengatur langkah hidup kita agar selaras dengan kehendakNya.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Insinyur elektro alumnus ITB dan umat Paroki St. Yakobus, Kelapa Gading, Jakarta Utara; bergiat ‘merangkai’ kata-kata renungan yang menjadi ‘kata hati’ untuk satu hari (thoughts of the day); Anggota Komunitas Meditasi Katolik Ancilla Domini St. Yakobus.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: