Kasihilah Musuhmu

Ayat bacaan: Matius 5:44
====================

“Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.”


Semua orang pasti pernah punya pengalaman memandang seseorang sebagai musuh. Mungkin saat inipun anda masih memiliki list panjang berisi orang2 yang anda anggap sebagai musuh. Ada banyak alasan menjadikan orang sebagai musuh. Misalnya orang tersebut pernah menyakiti kita, mengkhianati kita, menipu dan lain sebagainya. Permusuhan berjalan beriringan dengan sakit hati. Orang yang menganggap seseorang sebagai musuh akan selalu ingin membalas perbuatan jahat. Dendam dan kebencian tidak lagi dapat dihindarkan, dan semakin lama rasa ini akan semakin dalam, hingga kita sering mendengar ucapan: “tidak akan saya maafkan hingga tujuh turunan!”

Dalam hidup kita tidak bisa menghindari benturan dengan orang lain. Ada kalanya kita akan merasa disakiti. Itu wajar karena manusia adalah mahluk yang tidak luput dari kekeliruan. Tuhan Yesus mengajarkan sebuah ajaran yang baru dihadapan murid2Nya dan orang banyak. Tidak ada prinsip mata ganti mata, melainkan ajakan untuk mengasihi musuh. Bagaimana caranya? dengan tidak membalas perbuatan buruk mereka bahkan berdoa bagi mereka. Mengapa kita harus mengasihi musuh kita? bukankah kita disakiti atau dikecewakan? Kita melakukan hal itu karena kita adalah anak2 Allah. Bukankah dari Bapa yang sempurna, kita anak2Nya juga harus mampu mencerminkan hal itu? ketika orang dunia juga mampu mengasihi atau memberi salam? bukankah orang2 dunia juga mampu mengampuni? Apa jadinya jika kita yang mengaku anak2 Allah malah sulit untuk mengampuni atau mengasihi musuh?

Teman2, siapakah musuh anda saat ini? Saudara kandung atau keluarga yang tidak membantu anda? Teman sekantor atau sekelas yang mengecewakan anda? tetangga yang sinis? Orang tua yang tidak pernah menghargai keberadaan anda? atau diri anda sendiri? berdamailah. Sadarkan mereka dengan tindakan mengasihi dan doakanlah terus. Sebagai anak2 Allah, kita harus mampu keluar dari permusuhan dan menunjukkan kasih melalui doa dan perbuatan.

Mengasihi dan mendoakan musuh tidak akan sulit bagi anak2 Allah sejati.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply