Kapitel ke-9 SCJ Propinsi Indonesia: Saatnya Penegasan Roh Bersama (2)

Romo Yohanes Rasul Susanto dan Romo Petrus Santoso yang bekerja di bidang pendidikan calon imam hadir dalam Kapitel SCJ IndonesiaDALAM kotbahnya saat Perayaan Ekaristi pembukaan, Selasa (16/9), Pater Andreas Madya Sriyanto SCJ, Propinsial SCJ, mengajak para kapitulan (peserta kapitel) untuk merenungkan tugas perutusan yang diinspirasikan oleh Sabda Tuhan (Luk 7:11-17). Injil Lukas berbicara tentang belas kasih dan simpati Yesus kepada janda yang menderita akibat kehilangan putranya. Yesus memberi hidup baru bagi putra dari janda […]

Romo Yohanes Rasul Susanto dan Romo Petrus Santoso yang bekerja di bidang pendidikan calon imam hadir dalam Kapitel SCJ Indonesia

DALAM kotbahnya saat Perayaan Ekaristi pembukaan, Selasa (16/9), Pater Andreas Madya Sriyanto SCJ, Propinsial SCJ, mengajak para kapitulan (peserta kapitel) untuk merenungkan tugas perutusan yang diinspirasikan oleh Sabda Tuhan (Luk 7:11-17). Injil Lukas berbicara tentang belas kasih dan simpati Yesus kepada janda yang menderita akibat kehilangan putranya. Yesus memberi hidup baru bagi putra dari janda itu. Putranya hidup. Sebagai SCJ, kita dipanggil untuk memberi harapan itu bagi sesama yang menderita.

Perutusan sebagai SCJ menegaskan kembali panggilan untuk menjadi nabi cinta kasih. Nabi sendiri, kata Pater Madya, harus punya sesuatu, yaitu pengalaman akan Allah yang disharingkan kepada sesama. Tujuannya demi kemuliaan Allah dan keselamatan manusia.

“Kita adalah nabi yang mensharingkan kepada sesama pengalaman hidup kita dengan Allah. Pater Yohanes Leo Dehon berharap, kita berjumpa dengan Allah yang membahagiakan dalam hidup sehari-hari,” kata Romo Madya.

Berkenaan dengan kesatuan, ia mengatakan bahwa kesatuan itu tidak hanya didiamkan, tetapi mesti sungguh-sungguh dihidupi. Dalam hidup komunitas, kita menerima setiap konfrater yang hidup bersama kita. Hal ini membutuhkan suatu perjuangan. Untuk itu, dibutuhkan karisma dan kebijaksanaan kita untuk melihat orang lain yang berbeda karakter sebagai yang memberi warna bagi hidup bersama kita. Hal ini menjadi suatu kekayaan yang mesti dibagikan. (Baca juga: Tiga Ketukan, Kapitel SCJ Dibuka)

Penegasan roh bersama
Untuk itu, Pater Propinsial menegaskan bahwa Kapitel Ke-9 Propinsi SCJ Indonesia kali ini sebagai sebuah perayaan iman dan menjadi kesempatan untuk mengadakan penegasan roh. Kita membuka diri untuk dikuasai oleh Roh Allah.

Dalam kapitel ini ada kesemptan untuk instrospeksi dan refleksi diri untuk menemukan kehendak Allah yang mesti dilakukan oleh Propinsi SCJ Indonesia enam tahun ke depan. Ada pun penegasan roh yang baik mencakup semangat doa, beriman mendalam dan hidup dalam Roh Allah seperti yang dilakukan oleh Yesus.

Propinsial SCJ Propinsi Indonesia: Pater Andreas Madya Sriyanto SCJ (Propinsial SCJ Indonesia) memimpin Sidang Kapitel SCJ Propinsi Indonesia. (Dok. Romo Frans de Sales)

Penegasan roh sudah dimulai pada pagi hari saat para kapitulan mengadakaan rekoleksi dengan tema kapitel, yaitu SCJ Indonesia Menegaskan Diri untuk Menjadi Nabi Cinta Kasih dan Pelayan Pendamaian dalam Kristus di zaman Ini. Rekoleksi ini dipimpin oleh Pater Tarsisius Leisubun MSC.

Pater Tarsis mengatakan, sebagai nabi cinta kasih, seorang anggota SCJ hendaknya menyadari bahwa dirinya dipanggil dan diutus oleh Hati Kudus Yesus. Untuk itu, para kapitulan mesti selalu menghidupi semangat Pater Dehon. Hal ini terungkap jelas saat menjelang ajalnya, sambil menunjuk patung Hati Kudus, Pater Dehon berkata, “Untuk Dia aku hidup, untuk Dia aku mati.”

Pater Dehon mengajak para anggota SCJ untuk selalu memandang kepada Dia yang telah mereka tikam. Hati Yesus menjadi dasar pengalaman iman Pater Dehon, Pendiri Kongregasi Imam-imam Hati Kudus Yesus (SCJ). Dalam semangat ini pula, para peserta kapitel mengadakan refleksi dan penegasan roh.

 

Photo credit: Suasana pembukaan Kapitel ke-9 SCJ Propinsi Indonesia. Kedua imam SCJ yakni Romo YR Susanto SCJ dan rekannya Romo  Petrus Santosa SCJ tengah asyik mengikuti acara Sidang Kapitel SCJ. (Dok. Romo Frans de Sales SCJ)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply