Jumat 22 Juni 2014: Mengasihi Tuhan dan Sesama, Mat 22:34-40

mencintai tuhan dan sesama by ordinariateAPAKAH kita sudah mengasihi Tuhan? Banyak Umat beriman yang punya pandangan bahwa mengasihi Tuhan itu kalau orang kerap berdoa dan mengikuti Misa. Pada hal apa Sabda Yesus hari ini? “Pertama, kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan kedua, kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.” Ternyata mengasihi Tuhan […]

mencintai tuhan dan sesama by ordinariate

APAKAH kita sudah mengasihi Tuhan? Banyak Umat beriman yang punya pandangan bahwa mengasihi Tuhan itu kalau orang kerap berdoa dan mengikuti Misa. Pada hal apa Sabda Yesus hari ini? “Pertama, kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu, dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu dan kedua, kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

Ternyata mengasihi Tuhan perlu dengan segenap hati, yaitu kalau segenap perhatian kita arahkan kepada Tuhan, sebab biasanya siapa yang kita kasihi pasti kita beri perhatian. Apa yang kita senangi atau kita anggap berharga pun juga selalu kita beri perhatian. Maka kasih kepada Tuhan lebih dari berdoa.

Kadang dalam doa, apalagi kalau itu hanya rutin, belum tentu perhatian kita kita arahkan ke pada Tuhan. Sabda Tuhan ini masih ditambah lagi: dengan segenap jiwa, seluruh hidup kita. Dan akhirnya kasih kepada Tuhan pun perlu dihidupi dengan segenap akal budi, artinya dengan kesadaran dan tanggung-jawab. Itu artinya kita diajak untuk mempercayakan hidup kita kepadaNya.

Perintah Tuhan yang kedua mengatakan “Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri” ini merupakan perwujudan kasih kita kepada Tuhan, sebab mengasih Tuhan tanpa mengasih sesama sebenarnya tidak lengkap, bahkan menipu. Kita diajak berbuat yang terbaik bagi orang lain, memberi perhatian, memberi tanpa mengharap-kan balasan,mau mengampuni.

Kalau kita renungkan sungguh, dua perintah yang kelihatannya singkat dan sederhana ini, disitu sudah termasuk sepuluh perintah yang kita kenal. Sebab mengasihi sesama termasuk menghormati bapa-ibu kita, termasuk tidak melecehkan orang lain, menghormati hidup orang lain, dimana kita diajak jujur, tidak menipu dan tidak mengambil miliknya, kita tidak boleh memusuhi orang lain.

Maka menjadi lebih jelas bagi kita bahwa mengasihi Tuhan itu harus menjadi pola hidup kita dan hidup keluarga, karena mengasih Tuhan itu perlu dipraktek-kan dalam hidup sehari-hari secara bertahap. Semakin kita menyadari bahwa kita ini dikasihi dan diperhatikan oleh orang lain, maka kita juga semkin disadar kan bahwa kasih orang lain itu sebenarnya kasih Tuhan yang disampaikan kepada kita. Maka dengan mebalas kasih kepada orang lain dengan keyakinan iman, maka disitulah kita juga sudah mengasihi Tuhan. Kasih Tuhan kita hayati dan kita alami.

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply