Jumat, 20 Februari 2015: Hari Jumat Sesudah Rabu Abu

yesus mengajarYes. 58:1-9a; Mzm. 51:3-4,5-6a,18-19; Mat. 9:14-15. … Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?” Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.” … Dari Injil hari ini, kita tahu bwhwa bagi para murid Yesus, ada saat memuji kehadiranNya dan merayakan kebaikanNya serta waktu untuk mencari Allah denfan rendah hati, puasa dan penuh sesal aras dosa. Yesus mengingatkan kita ada saat untuk puasa dengan rendah hati dan mempersiapkan diri menyambut kedatanganNya. Itulah saat bagi kita untuk memanggul salib penyucian kita. Dalam Injil hari ini Yesus menunjuk DiriNya sebagai sahabat mempelai dan para muridNya adalah sahabat sang mempeleai. Itu berarti kehadiranNya harus membuat kita bahagia. Berada bersamaNya adalah kebahagiaan. Inilah saat untuk pesta dan perayaan atas kehadiranNya. Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita memadukan puasa dan pesta rohani, sesal atas dosa dan syukur atas belas kasihNya dengan menyembah Dia. Mari lapar akan Allah tumbuh dalam kekudusan dan menghidupi rahmat Allah yang melimpah yang ditawarkanNya bagi kita dengan puasa dan merayakan iman dengan setia. Tuhan Yesus Kristus berkaryalah dalam diri kami, tariklah kami pada kasihMu, biarlah kami mengasihiMu, dan dekat padaMu. Semoga kami setia memanggul salib pemurnian selamanya. Amin. Kredit foto: Ilustrasi (ist)

yesus mengajar

Yes. 58:1-9a; Mzm. 51:3-4,5-6a,18-19; Mat. 9:14-15.

… Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: “Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?” Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.” …

Dari Injil hari ini, kita tahu bwhwa bagi para murid Yesus, ada saat memuji kehadiranNya dan merayakan kebaikanNya serta waktu untuk mencari Allah denfan rendah hati, puasa dan penuh sesal aras dosa. Yesus mengingatkan kita ada saat untuk puasa dengan rendah hati dan mempersiapkan diri menyambut kedatanganNya. Itulah saat bagi kita untuk memanggul salib penyucian kita.

Dalam Injil hari ini Yesus menunjuk DiriNya sebagai sahabat mempelai dan para muridNya adalah sahabat sang mempeleai. Itu berarti kehadiranNya harus membuat kita bahagia. Berada bersamaNya adalah kebahagiaan. Inilah saat untuk pesta dan perayaan atas kehadiranNya.

Dalam Adorasi Ekaristi Abadi kita memadukan puasa dan pesta rohani, sesal atas dosa dan syukur atas belas kasihNya dengan menyembah Dia. Mari lapar akan Allah tumbuh dalam kekudusan dan menghidupi rahmat Allah yang melimpah yang ditawarkanNya bagi kita dengan puasa dan merayakan iman dengan setia.

Tuhan Yesus Kristus berkaryalah dalam diri kami, tariklah kami pada kasihMu, biarlah kami mengasihiMu, dan dekat padaMu. Semoga kami setia memanggul salib pemurnian selamanya. Amin.

Kredit foto: Ilustrasi (ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply