Jumat, 11 November 2014: Tanamkan Kebaikan dan Keselamatan

kantong uang by tobeittiYESUS bersabda kepada para murid-Nya: “Ikatlah persahabatan dengan mamon yang tida jujur, supaya jika mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima didalam rumah abadi.” ( Luk 16:1-9) Bendahara zaman dulu lain dengan bendahara zaman sekarang. Bendahara za-man dahulu penggajiannya dengan sistim bagi hasil, karena bendahara mewakili penguasanya. Sedang bendahara zaman sekarang dengan sisim gaji […]

kantong uang by tobeitti

YESUS bersabda kepada para murid-Nya: “Ikatlah persahabatan dengan mamon yang tida jujur, supaya jika mamon itu tidak dapat menolong lagi, kamu diterima didalam rumah abadi.” ( Luk 16:1-9)

Bendahara zaman dulu lain dengan bendahara zaman sekarang. Bendahara za-man dahulu penggajiannya dengan sistim bagi hasil, karena bendahara mewakili penguasanya. Sedang bendahara zaman sekarang dengan sisim gaji bulanan yang selalu diawasi oleh majikannya.

Kita tidak tahu apa salah bendahara yang dikisahkan dalam Injil, namun yang jelas ada tuduhan dari orang-orang bahwa bendahara itu telah menghambur-hamburkan harta milik tuannya. Tentu saja ia langsung dipanggil oleh majikannya dan ia akan dipecat. Tentu saja bendahara itu siap menghadapi keadaan itu untuk mempertanggung-jawabkan bisnis yang diserahkan kepadanya dan mempersiapkan diri sebelum meninggalkan usaha majikannya.

Maka semua yang punya hutang pada usaha majikannya itu dipanggilnya untuk melaporkan berapa jumlah hutang yang masih harus dibayar. Pada kesempatan ini bendahara berbuat baik terhadap kliennya.:Yang punya hutang 100 tempayan minyak disuruh bayar 50 tempayan saja. Yang punya utang 100 pikul gandum suruh bayar 80 pikul saja. Ia tidak mau korupsi, tetapi ia justru mau merelakan miliknya sebagai bonus pada klien nya. Kerugian untuk bonus ini tidak ditanggungkan pada majikannya, tetapi ia tanggung sendiri (dari pendapatan bagi hasil).

Tentu saja mendapat simpati dari orang-orang yang punya hutang, sehingga si bendahara punya harapan bahwa setelah dipecat ia dapat bekerja pada orang-orang yang telah menerima kebaikannya.

Yesus menyoroti bahwa harta benda yang digunakan untuk menjalin persahabat an itu dapat menjadi sarana untuk memperoleh keselamatan dalam kemah abadi (hidup yang kekal). Artinya harta yang digunakan untuk sosial atau untuk amal dapat berubah artinya.

Mamon yang tidak jujur ini dilawankan dengan harta yang serjati, maka kalau mamon digunakan secara salah, yaitu dibroskan atau digunakan untuk mencari kesenangan pribadi atau untuk kejahatan, maka mamon dapat menjadi alat untuk menghancurkan hidup abadi. Tetapi kalau mamon digunakan secara benar, misalnya untuk kebaikan orang lain, dapat menjadi deposito untuk surga.

Kitber tidak dapat mengabdi Tuhan Allah dan mamon. Memang tidak ada orang yang berdoa dan memuji-muji mamon. Namun dalam praktek kalau orang sedang mengejar mamon, tambahan penghasilam kadang dapat lupa kepada Tuhan dan meninggalkan Tuhan. Kekayaan bukanlah yang menyelamatkan kita dan bukan tujuan hidup kita.

Kredit foto: Ilustrasi (Ist)

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply