Joy To The World!

Ayat bacaan: Lukas 2:10-11
====================
“Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.”

joy to the world, renungan natal, hari natal

Sudah seminggu saya mendengar sebuah kalimat yang tidak asing lagi di dalam hati saya. Joy To The World, kalimat ini kita kenal sebagai judul dari salah satu lagu natal yang paling terkenal di dunia.

Joy to the world, the Lord is come!
Let earth receive her King;
Let every heart prepare Him room,
And Heaven and nature sing,
And Heaven and nature sing,
And Heaven, and Heaven, and nature sing.

Apa yang membuat kita bersukacita di malam Natal ini? Apakah pesta di kantor, tukar menukar kado dengan teman-teman, liburan bersama keluarga, tidak harus masuk kantor untuk beberapa hari, christmas dinner bersama keluarga? Itu semua memang menyenangkan, tapi ada hal yang jauh lebih besar yang akan membuat kita bersukacita tanpa henti.

Saya akan mulai dari ayat yang sudah berulang kali saya kutip. “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.” (Yohanes 3:16). Kita manusia yang lemah, penuh dosa, dan sebenarnya tidak layak untuk diselamatkan. Tapi lihatlah betapa Allah mengasihi kita semua, hingga Dia mengaruniakan Anak-Nya untuk turun ke bumi, agar kita semua tidak binasa, melainkan memperoleh hidup yang kekal. Ini sebuah ayat luar biasa yang menggambarkan betapa besarnya kasih Tuhan. Yesus hadir ke dunia, bukan untuk dilayani, tetapi untuk melayani dan memberikan nyawaNya bagi tebusan banyak orang. (Matius 20:28). Tuhan Yesus datang untuk menggenapi kehendak Bapa, bukan atas kehendakNya sendiri. “..Dan Aku datang bukan atas kehendak-Ku sendiri, melainkan Dialah yang mengutus Aku.” (Yohanes 8:42). Selanjutnya mari kita lihat apa kehendak Tuhan itu: “Sebab inilah kehendak Bapa-Ku, yaitu supaya setiap orang, yang melihat Anak dan yang percaya kepada-Nya beroleh hidup yang kekal, dan supaya Aku membangkitkannya pada akhir zaman.(Yohanes 6:40). Kedatangan Yesus ke dunia untuk menebus dosa kita, menyelamatkan kita dan memulihkan hubungan kita dengan Tuhan. Yesus menjembatani kita, domba-domba yang tersesat, dan mengembalikan kita semua kepada Allah.

Untuk siapakah keselamatan itu? Apakah untuk segelintir orang saja? cuma untuk murid-muridNya? Tidak, sama sekali tidak. Keselamatan itu dianugrahkan untuk semua orang percaya, tanpa memandang suku bangsa. “Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku. sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku. Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.(Yohanes 10:16). Keselamatan untuk segala bangsa ini kembali ditegaskan Yesus, dan begitu pentingnya sehingga menjadi pesan terakhir sebelum Dia naik ke Surga setelah kebangkitanNya. “Yesus mendekati mereka dan berkata: “Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” (Matius 28:18-20). Kembali Paulus mengingatkan lagi akan hal ini: “Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan. Sebab tidak ada perbedaan antara orang Yahudi dan orang Yunani. Karena, Allah yang satu itu adalah Tuhan dari semua orang, kaya bagi semua orang yang berseru kepada-Nya.” (Roma 10:12-13). Inilah kehendak Bapa yang luar biasa yang disampaikan kepada kita semua, dimana semuanya dimulai dari kelahiran Yesus ke dunia. All because of His love to us.

Keselamatan adalah sebuah kepastian dalam Yesus Kristus. Itu sebuah rahasia besar yang sangat menentukan bagaimana akhir dari perjalanan hidup kita di dunia. “Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!” (Kolose 1:27). Ini yang dimaksudkan sebagai rahasia oleh Paulus: bagi kita yang percaya dan menerima Yesus, maka Yesus ada di dalam diri kita, yang berarti kita semua akan turut menikmati kebesaran Allah. The secret has been revealed! Dan hanya lewat karya penebusan Kristus lah kita bisa menghampiri tahta kasih karunia dengan penuh keberanian. (Ibrani 4:16,10:19).

Dengan semua anugrah luar biasa itu, bagaimana kita tidak bersukacita? Inilah yang menjadi pesan Natal kali ini. It’s time to rejoice! “Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!” (Filipi 4:4). Let’s rejoice together, for the Lord has come.

Selamat Hari Natal buat teman-teman semua, Tuhan Yesus memberkati anda! Joy to the world!

Bergembiralah karena anda sudah ditebus dan diselamatkan

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply