Jiwaku Tenang: 1 September 2014, Brotherhood

Brotherhood by John Howard1Kor.2:1-5,Luk.4:16-30 ‘dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya imanmu jangan bergantung pada kekuatan manusia, melainkan pada kekuatan Allah.’ Dalam perjalanan rekreasi bersama teman-teman serumah, ke Guci, daerah dingin di kaki Gunung Slamet, salah seorang teman kami merefleksikan: kehangatan persaudaraan itu mengalahkan asap rokok. Kok bisa? Ia menceritakan: di tempat asalnya, rokok adalah obat kedinginan…memberi kehangatan. Tapi, […]

Brotherhood by John Howard

1Kor.2:1-5,Luk.4:16-30

‘dengan keyakinan akan kekuatan Roh, supaya imanmu jangan bergantung pada kekuatan manusia, melainkan pada kekuatan Allah.’

Dalam perjalanan rekreasi bersama teman-teman serumah, ke Guci, daerah dingin di kaki Gunung Slamet, salah seorang teman kami merefleksikan: kehangatan persaudaraan itu mengalahkan asap rokok.

Kok bisa?

Ia menceritakan: di tempat asalnya, rokok adalah obat kedinginan…memberi kehangatan. Tapi, bersama saudara-saudara se-komunitas, kehangatan persaudaraan mengalahkan rasa dingin itu…. sehingga mau menyalakan rokok saja tak terpikir di benaknya.

Malam itu, kami memang menjejali dua bed besar untuk tidur berenam berdesak-desakan. Brotherhood: persaudaraan.

Bukankah begitu juga kita seharusnya di hadapan Allah?

Kita sering merasa hebat, kuat karena  segenap kemampuan kita…kata-kata yang meyakinkan, solusi yang menakjubkan…tapi kita lupa bahwa semua itu karena Tuhan yang menganugerahkan. Kita mengalahkan dingin dengan kekuatan kita sendiri, bukan karena kekuatan bersama Tuhan.

Doa pagi: Tepikan kesombongan, ego kami yang berlebihan..

Biarlah hidup kami Kau tuntun dng kasih persaudaraanMu.

Let’s go n let God lead us.
Semangat pagi.

Kredit foto: Ilustrasi

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply