Jejak Langkah Fransiskan di Keuskupan Bogor

< ![endif]-->

KEUSKUPAN Bogor boleh dikata telah identik dengan Ordo Saudara Hina Dina (Ordo Fratrum Minorum/OFM). Nama besar yang begitu melegenda di Keuskupan Bogor tentu saja adalah mendiang Mgr. N. Geise OFM.

Adalah Mgr. N.Geise OFM yang punya inisiatif untuk mendirikan seminari. Pada tahun 1969, Mgr. N. Geise OFM mendirikan Seminari Tinggi Petrus Paulus di Bandung.

Adalah Mgr. Geise OFM dan Mgr. Arnzt OSC –Uskup Bandung waktu itu– yang juga berdiri di balik layar ketika bergulir ide besar untuk mendirikan Unika Parahyangan Bandung yang kini kesohor.

Dari kacah candradimuka Seminari Tinggi St. Petrus dan Paulus di Bandung itulah lahirlah alm. Romo Felix Teguh Suwarno Pr yang merupakan imam diosesan pertama yang dimiliki Keuskupan Bogor. Almarhum Romo Teguh ditahbiskan pada bulan Januari 1975.

Mgr N Geise OFM

Setahun sebelumnya, Mgr. N. Geise OFM resmi pensiun dari jabatan Uskup Bogor dan pada tanggal 1 Maret 1975 Paus Paulus VI menunjuk Romo Ignatius Harsono Pr sebagai Uskup baru untuk Diosis Bogor menggantikan Mgr. N. Geise OFM.

Tukar guling jabatan

Yang menarik, sebelum mengemban tugas sebagai Uskup Bogor Mgr. Ignatius Harsono Pr adalah Rektor Seminari Tinggi Santo Petrus dan Paulus berkedudukan di Bandung. Selepas meninggalkan jabatannya sebagai Uskup Bogor untuk kemudian pensiun karena usia lanjut, Mgr. N. Geise OFM masih rela berkarya lagi sebagai Rektor Seminari Tinggi Bandung melanjutkan karya yang ditinggalkan penggantinya di Keuskupan Bogor: Mgr. Ignatius Harsono Pr.

Saat di Bandung itu pula, Mgr. N. Geise OFM merangkap jabatan penting sebagai Rektor Unika Parahyangan Bandung sejak tahun 1955 hingga tahun 1979.

Pada tahun 1993, Mgr. Ignatius Harsono Pr pensiun dari jabatannya dan kemudian diganti oleh Mgr. Cosmas Michael Angkur OFM,  mantan Provinsial OFM Provinsi Indonesia.

Pada tanggal 21 November 2013, Sri Paus Fransiskus resmi menunjuk mantan Provinsial OFM Provinsi Indonesia Pastur Bruno Paskalis Syukur OFM menjadi Uskup baru untuk Keuskupan Bogor menggantikan Mgr. Cosmas Michael Angkur OFM yang akan memasuki hari-hari pensiun karena usia lanjut.

Menurut catatan pribadi Romo Dr. Peter Aman OFM yang menjadi teman angkatan sejak di Novisiat OFM Papringan di Yogyakarta tahun 1981, Mgr. Paskalis Bruno Syukur OFM dilahirkan di Ranggu, Flores, NTT,  tanggal 17 Mei 1962.

Pastur Bruno Paskalis Syukur OFM Uskup baru Diosis BogorMgr. Paskalis masuk Seminari Kisol pada tahun 1975 dan menjalani pendidikan novisiat OFM 1981. Berikutnya, mereka bersama mengikuti  kuliah filsafat di STF Driyarkara Jakarta kurun waktu tahun 1983-1986.

Masa tahun orientasi pastoral dijalani Mgr. Paskalis di Lembah Baliem di Papua kurun waktu tahun 1987-1988. Usai menjalani studi teologi di Kentungan Yogyakarta, Mgr. Paskalis ditahbiskan menjadi imam tanggal  2 Februari 1991.

Sebagai imam muda, Mgr, Paskalis berkarya di Monamani kurun waktu tahun 1991-1993. Berikutnya belajar teologi spiritualitas di Antonianum, Roma 1993-1996; lalu mendapat tugas sebagai  magister novis OFM tahun 1996 – 2003.

Mgr. Paskalis juga dipercaya OFM menjadi Provinsial OFM selama dua kali periode kurun waktu tahun 2003-2010.  Selepas itu, beliau ditugaskan ordo menjado  definitor di Generalat OFM di Roma dari tahun  2010 sampai akhirnya pada tanggal 21 November 2013 Paus Fransiskus menunjuknya sebagai Uskup baru untuk Keuskupan Bogor.

Photo credit:

  • Almarhum Mgr. N. Geise OFM (Ist/Dok. Keuskupan Bogor)
  • Mgr. Cosmas Michael Angkur OFM (Mathias Hariyadi)

Sumber:

Tautan: 

 

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: