Friday, 21 November 2014

Janji Tuhan Murni dan Teruji (1)

Ayat bacaan: Mazmur 12:7
===================
“Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.”

janji Tuhan itu murni dan terujiAda seorang teman yang suka menebar janji tapi jarang menepati. Ia begitu mudah mengatakan kata-kata seperti “ya saya pasti datang”, “ok, nanti kita ketemu”, atau bahkan berani mengatakan jam dan tempatnya, namun ketika ditunggu ia tidak datang. Di awal-awal saya kecewa melihat sikapnya ini. Saya pun sempat mengingatkan, dan ia hanya meminta maaf, tetapi terus saja ingkar janji. Sepertinya itu sudah menjadi gaya hidupnya sehingga sulit untuk diubah. Saya tetap berteman namun saya tidak mau memandang serius lagi janjinya agar tidak kecewa. Ketika ia mengatakan ya, atau berjanji sesuatu, saya hanya akan tersenyum tanpa berharap bahwa itu benar. Ada banyak orang-orang yang gemar ingkar janji seperti ini, minimal jam karet alias datang melebihi waktu yang dijanjikan. Berhadapan dengan orang seperti ini bisa sangat mengecewakan dan membuat kita kehilangan kepercayaan atas mereka. Jika mau tetap berteman, setidaknya anda harus siap dengan sifat buruk mereka ini agar tidak menjadi kecewa atau bahkan sakit hati.

Untunglah Tuhan bukan tipe seperti itu. Lihatlah apa yang dikatakan dalam Mazmur berikut ini:  “Janji TUHAN adalah janji yang murni, bagaikan perak yang teruji, tujuh kali dimurnikan dalam dapur peleburan di tanah.” (Mazmur 12:7). Satu kali pemurnian saja sudah memberi hasil yang sangat baik, apalagi jika sampai tujuh kali. Seperti itulah digambarkan kemurnian janji Tuhan, sehingga sampai kapanpun kita bisa percaya bahwa janji-janji Tuhan itu teguh dan selalu dapat diandalkan. Tidak ada kata-kataNya yang sia-sia, tidak ada yang diisi kebohongan, atau hanya sebatas mungkin dan mudah-mudahan saja. Semua mengandung kebenaran yang mutlak. Saya sudah membuktikannya dalam banyak kesempatan, anda pun mungkin sudah memiliki kesaksian tersendiri akan hal itu. Sejak jaman Daud pun hal ini sudah terbukti, sehingga kita bisa melihat sebuah ayat yang dengan tegas berseru: “Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti.” (Mazmur 46:2). Berbagai hal yang mungkin sulit kita terima secara logika dijanjikan Tuhan. Tidak ada yang mustahil bagiNya, dan dengan demikian tidak ada yang mustahil pula bagi kita orang percaya. Semua itu nyata dan menggambarkan bagaimana Tuhan masih terus bekerja secara luar biasa jauh mengatasi kemustahilan dalam hidup kita semua hingga hari ini.

Bagi saya sendiri, saya merasakan langsung betapa besar perbedaan yang saya rasakan sebelum dan sesudah saya rutin membaca firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab. Setelah rajin membaca Alkitab saya mendapati begitu banyak tuntunan yang sangat bermanfaat dalam hidup. Ada banyak rahasia-rahasia yang kemudian menjadi terang benderang lewat tuntunan Roh Kudus, dimana semua itu sangat aplikatif untuk diterapkan ke dalam kehidupan. Apapun yang kita butuhkan, baik jawaban, tuntunan, peneguhan, teguran dan sebagainya itu ada lengkap disana. Firman Tuhan memang hidup dan punya kuasa. Perubahan pola pikir, cara pandang, kesabaran, kasih dan sebagainya, itu semua akan tumbuh seiring bertambahnya firman Tuhan yang masuk dengan lembut ke dalam hati. Saya mengalami sendiri bagaimana orang bisa diubahkan secara luar biasa dalam waktu yang relatif singkat, yang jika dilihat dari nalar manusia tentu sulit atau bahkan hampir tidak mungkin untuk terjadi. Begitu banyak mukjizat dan pemulihan yang saya saksikan, termasuk pula yang dialami sendiri. Hari ini saya bisa mengatakan dengan pasti bahwa tidak ada satupun janji-janji Tuhan yang tidak terjadi. Waktunya memang bervariasi, bisa cepat, bisa lambat, tapi pada waktunya semua itu pasti terjadi. In the end, I can say this out loud: His words never failed!

(bersambung)

Other articles you might like;

Incoming search terms:

0saves


If you enjoyed this post, please consider leaving a comment or subscribing to the RSS feed to have future articles delivered to your feed reader.

Related Posts to "Janji Tuhan Murni dan Teruji (1)"

Response on "Janji Tuhan Murni dan Teruji (1)"