Jangan Takut!

Ayat bacaan: Lukas 1:37
===================
“For with God nothing is ever impossible and no word from God shall be without power or impossible of fulfillment.”

malaikat, jangan takut, pesan tahun baru 2009

Menjelang Tahun Baru, di Gereja saya ada dua Pendeta dalam kesempatan berbeda menyampaikan sebuah pesan yang sama. Saya menangkap ini pesan profetik yang menjadi pesan Tuhan bagi kita semua untuk memasuki tahun yang baru. Tahun 2009 dipercaya banyak orang sebagai tahun yang sukar. Ada ancaman PHK besar-besaran sebagai akibat dari krisis global yang tengah melanda dunia. Efek PHK itu akan membawa efek domino yang bakal membuat begitu banyak orang menderita. Dan terpaan krisis itu sudah mulai dirasakan orang saat ini. Ada banyak orang yang mulai merasa kesulitan. Di sebuah harian di kota saya menyebutkan jumlah penderita stress disini meningkat pesat beberapa bulan terakhir. Krisis boleh saja terjadi, dan memang tidak pernah dijanjikan bahwa kehidupan Kristiani berarti lepas 100% dari masalah. Setiap saat badai bisa boleh menerpa kita, setiap saat “kapal” kehidupan kita bisa “bocor” dan terancam karam. Tapi jangan lupa, kita punya Allah yang luar biasa yang jauh lebih besar dari semua masalah dunia, sebesar apapun.

Pesan dari dua Pendeta itu berbicara mengenai hal yang sama: Jangan Takut. Mari kita lihat kisah menjelang kelahiran Yesus. Pada saat itu, Malaikat terlihat sangat sibuk. Malaikat muncul dimana-mana mempersiapkan kedatangan Tuhan ke dunia. Mari kita lihat satu persatu.

Kemunculan kepada Zakharia
Zakharia adalah ayah Yohanes. “Maka tampaklah kepada Zakharia seorang malaikat Tuhan berdiri di sebelah kanan mezbah pembakaran ukupan. Melihat hal itu ia terkejut dan menjadi takut. Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: “Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes.” (Lukas 1:11-13) Malaikat menyampaikan pesan bagi Zakharia bahwa istrinya akan melahirkan anak, dimana anaknya akan berjalan mendahului Tuhan dan mempersiapkan umat yang layak bagiNya. (ay 17)

Kemunculan kepada Maria
Malaikat kemudian muncul di hadapan Maria. “Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: “Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau.” Kata malaikat itu kepadanya: “Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.” (ay 28,30).


Kemunculan kepada Yusuf
Selain pada Maria, malaikat pun menampakkan diri pada Yusuf. Pada saat itu Yusuf sedang bingung, karena tunangannya Maria ternyata mengandung dari Roh Kudus sebelum mereka menikah.(Matius 1:18). Ketika Yusuf mempertimbangkan untuk menceraikan Maria, malaikat menampakkan diri dan berkata: “Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka.”(ay 20-21).


Kemunculan pada para gembala
Pesan yang sama hadir pada para gembala di padang rumput. “Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam. Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan. Lalu kata malaikat itu kepada mereka: “Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa: Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.” (Lukas 2:8-11)

Semua kemunculan itu membawa satu pesan yang sama, yaitu : Jangan Takut. Kelahiran Yesus Kristus ke dunia sebagai Juru Selamat. Dia dan hanya Dia yang mampu menyelamatkan kita. Jika hidup kita yang penuh dosa pun sudah ditebusNya sehingga kita dilayakkan untuk menerima Kerajaan Allah, apalagi jika hanya berbicara mengenai masalah kehidupan di dunia. Apa yang kita perlukan adalah kerinduan kita untuk senantiasa berjalan bersama Dia. Ayat bacaan hari ini menegaskan dengan tegas alasan mengapa kita harus jangan takut, dan apa yang harus kita lakukan agar terbebas dari rasa takut. Dalam bahasa Indonesia dikatakan singkat saja: “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” Namun dalam versi bahasa Inggrisnya lebih jelas: “For with God nothing is ever impossible and no word from God shall be without power or impossible of fulfillment.” (Lukas 1:38). Bukan hanya bagi Allah saja, tapi perhatikan kata “WITH GOD”, “Dengan Allah.” Berjalan bersama Tuhan akan membuat kita mampu mengalami perkara-perkara besar dan memampukan kita untuk melewati badai masalah tanpa kehilangan sukacita. Berjalan bersama Tuhan akan membuat kita mengalami hal-hal yang mungkin mustahil bagi logika manusia. Dalam ayat 38 kita selanjutnya melihat jawaban Maria terhadap pesan yang disampaikan malaikat. “Kata Maria: “Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Inilah kunci lain untuk mengalami perkara besar dalam hidup kita, yaitu berserah pada Tuhan.

Pesan pada Zakharia (mewakili ayah, para sepuh yang sudah lanjut usia), Maria (wanita), Yusuf (pemuda, ayah, pengusaha) dan Gembala (hamba/pelayan Tuhan) adalah sama. Jangan Takut. Dengan Tuhan, tidak ada perkara yang mustahil. Menyikapi peringatan kelahiran Sang Juru Selamat, Yesus Kristus, dan memasuki tahun baru, inilah pesan Tuhan bagi kita semua yang percaya pada Yesus. Ada jaminan keselamatan yang disediakan bagi kita jika kita tetap berjalan beriringan bersama Tuhan dan berserah total sepenuhnya pada Tuhan. Tahun boleh sulit, krisis boleh menerpa, masalah boleh setiap saat hadir dalam hidup kita, tapi tidak perlu khawatir, sebab Tuhan selalu beserta kita. Haleluya!

Satu pesan yang sama bagi setiap kita menghadapi tahun sulit: JANGAN TAKUT

Artikel lain yang banyak dibaca:

Loading...

Leave a Reply